Jumat, 3 April 2026

Setelah 10 Tahun Vakum, 32 Klub Siap Bertarung di Piala Wali Kota Batam 2025

spot_img

Berita Terkait

spot_img

Kejuaraan Sepak Bola Piala Bergilir Wali Kota Batam dan Piala Tetap Wakil Wali Kota Batam akhirnya resmi kembali digelar. Foto. Arjuna/ Batam Pos

batampos – Setelah satu dekade tak bergulir, Kejuaraan Sepak Bola Piala Bergilir Wali Kota Batam dan Piala Tetap Wakil Wali Kota Batam akhirnya resmi kembali digelar. Turnamen yang sempat menjadi salah satu ikon olahraga di kota industri ini dibuka langsung oleh Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, di Lapangan Temenggung Abdul Jamal, Minggu (12/10).

Amsakar menyebut kebangkitan turnamen ini bukan sekadar agenda olahraga, melainkan upaya menghidupkan kembali semangat kompetisi dan sportivitas di tengah masyarakat Batam yang dikenal gemar sepak bola.

“Alhamdulillah, turnamen ini sudah cukup lama tidak bergulir. Karenanya, di era kami, kami ingin ini dihidupkan kembali,” katanya.

Ia menjelaskan, gagasan menghidupkan kembali Piala Wali Kota dan Wakil Wali Kota ini berawal dari semangat bersama antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Askot PSSI Batam, dan DPRD Batam. Semua pihak memiliki pandangan yang sama: sepak bola harus kembali menjadi denyut kebersamaan masyarakat Batam.

“Saya berbahagia karena kepesertaannya cukup banyak. Ada 32 tim yang akan berkompetisi. Klub-klub yang juga cukup handal,” ujar Amsakar.

Turnamen tahun ini diikuti oleh klub-klub lokal dari berbagai kecamatan di Batam, bahkan ada juga dari beberapa institusi, dengan pertandingan perdana mempertemukan PS Batam melawan PS Tanjung Uma. Amsakar mau semua atlet menjunjung tinggi sportivitas di setiap laga.

“Karakter asli atlet itu adalah sportif. Biar kita berdarah-darah, berkeringat-keringat saat bertanding, daripada menyesal setelah kompetisi berakhir,” ujarnya.

Meski rivalitas di lapangan adalah hal wajar, namun setelah peluit panjang berbunyi, seluruh peserta harus tetap bersahabat. “Penting menjadi juara, tapi jauh lebih penting menjaga sportivitas,” tambah Amsakar.

Dia berharap pun turnamen ini tidak berhenti sebagai ajang tahunan semata, melainkan bisa menjadi wadah pencarian bakat bagi pesepak bola muda Batam.

Ketua Askot PSSI Batam, Rival Pribadi, menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh Pemko Batam. Katanya, turnamen ini merupakan momentum bersejarah karena telah lama dinantikan para penggemar sepak bola di Batam.

“Ajang sepak bola ini sudah 10 tahun lamanya vakum. Jadi di masa kepemimpinan Pak Amsakar dan Bu Li Claudia Chandra inilah, baru bisa digelar kembali,” kata Anggota DPRD Batam itu.

Ia menyebut, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Dari 32 klub yang terdaftar, sebenarnya ada lebih dari 100 klub yang ingin ikut berpartisipasi.

“Begitulah animo masyarakat Batam terhadap sepak bola yang telah lama vakum ini,” ujarnya.

Rival pun berharap dukungan dari pemerintah terus mengalir agar kejuaraan ini dapat diselenggarakan secara berkelanjutan setiap tahun. (*)

Reporter: Arjuna

UPDATE