Jumat, 23 Januari 2026

Warga Keluhkan Jalan Sambau Gelap, Keselamatan Pengendara Terancam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kondisi jalan Sambau yang gelap. f. yashinta

batampos– Ruas Jalan di hampir keseluruhan Kelurahan Sambau di Kecamatan Nongsa tampak gelap setiap malam. Tak satu pun penerangan jalan umum (PJU) berdiri di sepanjang jalan yang kerap dilalui kendaraan roda dua maupun empat itu. Hanya sinar lampu kendaraan yang sesekali menembus gelapnya malam di kawasan tersebut.

Dari pantauan Batam Pos, Rabu (5/11) malam, jalan selebar dua lajur itu membentang di tengah lahan kosong dan semak belukar. Cahaya hanya berasal dari lampu motor yang melintas, sementara sisi kiri dan kanan jalan nyaris tak terlihat. Kondisi ini membuat pengendara harus waspada, terutama saat hujan.

“Sudah bertahun-tahun begini. Gelap terus, belum ada lampu jalan satu pun. Padahal ini jalan ramai, banyak yang melintas tiap malam,” ujar Ulan, warga Sambau, Rabu (5/11).

BACA JUGA: Jalan Laksamana Bintan Dilebarkan, Warga Senang tapi Minta Lampu Jalan Juga Diperbaiki

Ia menuturkan, banyak pengendara yang nyaris celaka akibat jalan tak terlihat dengan jelas saat malam hari. Genangan air di musim hujan juga sering membuat jalan licin dan membahayakan pengguna jalan.

“Kalau hujan, makin parah. Gelap, jalan basah, kadang lubang tak kelihatan. Sudah sering dengar orang jatuh di sini. Ada juga yang tabrakan,” kata Ulan.

Ia mengaku kecewa karena hingga kini pemerintah belum menunjukkan perhatian. Padahal, kata dia, masyarakat setiap bulan membayar biaya PJU dalam tagihan listrik.

“Kami bayar iuran PJU juga, tapi tidak ada manfaatnya. Pemerintah seperti cuek saja,” ucapnya kesal.

Hal senada disampaikan Tika, warga lainnya. Ia mengaku kerap merasa takut saat melintas malam hari, terutama jika harus pulang sendirian.

“Kalau lewat malam, apalagi perempuan, rasanya ngeri. Gelap sekali, tak ada penerangan sama sekali. Apalagi kalau sudah lewat jam 10 malam,” ujar Tika.

Ia menambahkan, kondisi gelap tak hanya membahayakan pengguna jalan, tapi juga berpotensi menjadi lokasi rawan kejahatan. “Kalau ada orang berniat jahat, gampang sekali sembunyi di kegelapan. Bahaya untuk kami,” ucapnya.

Tika berharap Pemko Batam segera menindaklanjuti keluhan warga dan memasang PJU di sepanjang Jalan Sambau. Menurutnya, keselamatan warga harus menjadi prioritas.

“Jangan tunggu ada korban baru bertindak. Jalan ini penting sekali buat warga Nongsa,” tegasnya.

Hingga kini, Jalan Sambau masih dibiarkan gelap. Kendaraan yang melintas tetap bergantung pada sorot lampu mereka sendiri untuk menembus malam yang pekat. Warga berharap, kegelapan ini tak lagi menjadi pemandangan tetap di jalan utama Nongsa. (*)

Reporter: Yashinta

Update