
batampos – Proses perbaikan Jalan Duyung yang menghubungkan Simpang Tanjungumma hingga Pasar Induk Jodoh mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Jumat (13/11), sejumlah ruas jalan yang selama ini rusak parah mulai diaspal ulang sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur di kawasan padat tersebut.
Ruas jalan yang telah lama dikeluhkan masyarakat itu sebelumnya dipenuhi lubang, gelombang, hingga permukaan retak yang membahayakan pengguna roda dua maupun roda empat. Kondisi tersebut diperparah oleh tingginya aktivitas kendaraan berat yang melintas setiap hari.
Pantauan di lapangan, proses pengaspalan berjalan beriringan dengan proyek pelebaran jalan yang tengah dikerjakan Pemerintah Kota Batam. Sejumlah alat berat tampak melakukan perataan permukaan lama, sementara pekerja mengarahkan truk pengangkut aspal untuk mempercepat proses pelapisan ulang jalan.
Tak hanya perbaikan pada jalur eksisting, proyek pelebaran jalan juga terus berlangsung. Di beberapa titik, badan jalan yang sudah dibuka kini mulai memasuki tahap pengerasan dan langsung diaspal bersamaan dengan pekerjaan dari sisi Simpang Tanjunguma. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penyelesaian dan mengurangi potensi kemacetan selama pengerjaan.
Anwar, salah satu pengguna jalan, menyambut baik perkembangan tersebut. Ia menilai perbaikan itu sudah sangat dinantikan mengingat kondisi Jalan Duyung sebelumnya kerap membahayakan pengendara. “Bagus sekali sudah mulai diaspal. Jalan ini sudah lama rusak dan banyak lubang. Sekarang lebih nyaman dan tidak terlalu berdebu lagi,” ujarnya.
Menurut Anwar, pengaspalan dan pelebaran yang dilakukan secara bersamaan merupakan langkah tepat untuk memastikan jalur tersebut mampu menampung volume kendaraan yang terus meningkat. “Semoga pengerjaannya cepat selesai. Jalan ini kan akses utama, jadi kalau mulus semua orang terbantu,” tambahnya.
Sementara itu, Pemko Batam menargetkan perbaikan Jalan Duyung dapat selesai secara bertahap untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, terutama di kawasan logistik dan perdagangan. Pekerjaan juga diprioritaskan agar hasilnya tahan lama dan tidak kembali rusak dalam waktu singkat.
Dengan dimulainya proses pengaspalan ini, masyarakat berharap wajah Jalan Duyung semakin tertata dan menjadi akses yang aman, nyaman, serta representatif sebagai jalur utama di pusat Kota Batam. (*)
Reporter: Eusebius Sara



