Selasa, 27 Januari 2026

NasDem Kepri Perkuat Konsolidasi Kader Jelang Pemilu 2029

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama seluruh pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) menggelar rapat konsolidasi untuk memperkuat struktur organisasi serta mematangkan strategi menghadapi Pemilu 2029 di Hotel Harmoni One Batamcentre, Sabtu (6/12).

batampos – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) menggelar rapat konsolidasi untuk memperkuat struktur organisasi dan mematangkan strategi menghadapi Pemilu 2029. Kegiatan berlangsung di Hotel Harmoni One Batamcentre, Sabtu (6/12), dan dihadiri pengurus daerah serta kader dari berbagai kabupaten/kota.

Rapat tersebut dipimpin Ketua Panitia Muhammad Kamaluddin, dihadiri Ketua DPW NasDem Kepri Amsakar Achmad dan Koordinator Wilayah NasDem Kepri Piertra Machreza Paloh. Pertemuan ini menjadi forum evaluasi sekaligus penyelarasan langkah politik partai dalam beberapa tahun ke depan.

Dalam penyampaiannya, Kamaluddin menekankan pentingnya menjaga soliditas kader di seluruh daerah. Menurut dia, tantangan Pemilu 2029 akan berbeda dibanding pemilu sebelumnya, sehingga konsolidasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. “Kesiapan kader tidak hanya menyangkut struktur organisasi, tetapi juga kemampuan membaca dinamika politik yang terus berubah,” ujar Kamaluddin. Ia juga menekankan perlunya peningkatan komunikasi antar kader di semua tingkatan untuk membangun gerakan politik yang konsisten dan terukur.

Ketua DPW NasDem Kepri Amsakar Achmad menekankan bahwa politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan sarana memperjuangkan kepentingan masyarakat. Menurut Amsakar, keberhasilan partai sangat bergantung pada kemampuan kader hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata. Ia meminta kader agar tetap fokus pada kerja konkret yang dirasakan publik dan menjaga kebersamaan serta keseragaman ritme kerja menjelang Pemilu 2029.

“Kalau kita memaknai politik hanya sebagai cara mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan, itu justru membuat kita saling berseberangan. Politik harus dimaknai sebagai sarana memperjuangkan apa yang dibutuhkan masyarakat,” kata Amsakar.

Koordinator Wilayah NasDem Kepri Piertra Machreza Paloh menyoroti karakteristik Kepri sebagai provinsi kepulauan yang menuntut mobilitas tinggi. “Setiap kali kita membantu masyarakat, itu selalu lebih baik daripada tidak ada yang bergerak sama sekali. Struktur partai harus cepat dan tanggap terhadap kebutuhan warga,” kata Paloh.

Paloh menambahkan bahwa partai juga perlu memperkuat pengawasan dan evaluasi kinerja kader di lapangan. Dengan pemantauan yang ketat, pihaknya berharap seluruh program kerja dapat berjalan sesuai rencana dan berdampak langsung bagi masyarakat. “Kader yang aktif dan terpantau akan mampu menyalurkan aspirasi masyarakat lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Selain itu, Paloh menekankan pentingnya inovasi dalam program kerja partai. Ia mencontohkan upaya menghadirkan solusi berbasis kebutuhan lokal, bukan hanya kegiatan seremonial. Menurut dia, pendekatan semacam ini akan memperkuat kepercayaan publik dan memperbesar basis dukungan partai di setiap daerah.

Para pengurus sepakat bahwa NasDem perlu meningkatkan aktivitas di seluruh kabupaten/kota agar tidak kehilangan basis suara. Sejumlah daerah telah merampungkan konsolidasi struktural dan tengah menyiapkan program strategis untuk memperkuat dukungan menjelang Pemilu 2029. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update