
batampos – Layanan Trans Batam dipastikan mendapat penguatan besar mulai awal 2026. Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan peningkatan pada tiga aspek utama: penambahan rute, armada baru, dan pembangunan halte di sejumlah titik strategis. Langkah ini menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini mengeluhkan keterbatasan layanan bus kota, terutama pada rute penghubung menuju Batam Center.
Kepala Dishub Kota Batam, Leo Putra, menyampaikan bahwa sebanyak 20 unit bus baru akan mulai beroperasi di awal 2026. Tambahan armada ini difokuskan memperkuat tiga rute dengan tingkat permintaan tertinggi: Nongsa–Batam Center, Piayu–Batam Center, dan Jodoh–Batam Center.
“Penambahan bus ini untuk meningkatkan kualitas layanan rute yang sudah ada. Tahun depan sekitar 20 unit armada baru akan mulai beroperasi,” ujar Leo, Senin (8/12).
Baca Juga: Pemko Batam Segarkan Armada Bus Sekolah, Fokus Kawasan Hinterland
Sementara itu, Kepala UPTD Jasa Transportasi Kota Batam, Bambang Sucipto, menyebutkan bahwa setelah seluruh armada baru tiba, total bus yang siap melayani warga mencapai 58 unit. Ia menegaskan seluruh armada tersebut akan langsung didistribusikan untuk memperkuat layanan di berbagai kecamatan.
“Totalnya nanti ada 58 bus yang bisa beroperasi. Semuanya kita gunakan untuk meningkatkan layanan,” kata Sucipto, Selasa (9/12).
Tidak hanya armada, Dishub juga memperluas jaringan halte. Sepanjang 2025, sebanyak 10 halte baru telah dibangun, ditambah 4 halte tambahan dari program CSR perusahaan swasta. Pembangunan halte diprioritaskan di kawasan permukiman dan jalur yang selama ini minim fasilitas.
Titik pembangunan halte baru antara lain Halte Poltek, Plamo Garden, Pandawa, Bundaran Tembesi, Basecamp, Bambu Kuning, Puskopkar, Putri Hijau, Shangrila, hingga Batu Besar*. Keberadaan halte ini diharapkan memudahkan warga menjangkau layanan bus tanpa harus berjalan jauh.
Sucipto menambahkan, peningkatan layanan Trans Batam juga linier dengan rencana perluasan program Bus Rapid Transit (BTS). Jika saat ini BTS melayani lima rute, pada 2026 jumlahnya akan ditambah menjadi delapan rute. Meski jalurnya sudah berjalan, armada baru dipersiapkan agar pelayanan lebih nyaman dan konsisten.
“Secara jalur sebenarnya sudah berjalan, tapi tahun depan kita tingkatkan dengan armada baru agar layanan BTS ini lebih baik,” ujarnya.
Dengan penambahan armada, perluasan rute, dan pembangunan halte yang lebih merata, Dishub optimistis Trans Batam dapat menjadi moda transportasi andalan masyarakat, sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kota Batam. (*)
Reporter: M. Sya’ban



