Rabu, 7 Januari 2026

Srikandi PLN Batam Ikut Dorong Pencegahan Stunting, Puluhan Anak dan Kader Posyandu Terima Penghargaan

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Srikandi PT PLN Batam menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui kegiatan pencegahan stunting yang dilaksanakan di Puskesmas Botania, Kota Batam, Rabu (17/12).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengentasan stunting hasil kolaborasi PLN Batam, Srikandi PLN Batam, PIKK PLN Batam, serta Puskesmas Botania. Program tersebut menitikberatkan pada edukasi dan pendampingan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya ibu dan anak sebagai kelompok paling rentan terhadap risiko stunting.

Sebanyak 89 anak tercatat mengikuti program pencegahan stunting. Dari jumlah tersebut, 23 anak belum menunjukkan kenaikan berat badan dan akan mendapatkan tindak lanjut berupa pemeriksaan lanjutan oleh Dokter Spesialis Anak RS Awal Bros Batam, dr. Indrayanti.

Ketua Srikandi PT PLN Batam periode 2023–2025, Euis Hermawati, mengatakan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, melainkan juga pada peningkatan pemahaman masyarakat terkait gizi, kesehatan, dan pola asuh anak.

“PLN Batam melalui Srikandi berupaya hadir secara berkelanjutan, tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan anak sejak dini,” ujar Euis.

Ia menekankan bahwa stunting merupakan persoalan jangka panjang yang berdampak pada kualitas generasi masa depan. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara konsisten dan melibatkan berbagai pihak.

Euis juga mengapresiasi peran kader posyandu yang aktif mendampingi anak-anak selama program berlangsung. Menurut dia, pendampingan tersebut terbukti membantu meningkatkan status gizi anak dari kondisi kurang gizi menjadi lebih baik.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Puskesmas Botania, drg. Fauzi Nuristianto. Ia menilai sinergi dengan Srikandi PLN Batam sangat membantu dalam memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.

“Kolaborasi ini berdampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting, khususnya bagi kesehatan ibu dan anak,” kata Fauzi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan penyuluhan mengenai tumbuh kembang anak dan pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) oleh ahli gizi RS Awal Bros Batam. Tim rumah sakit juga menggelar demo memasak MPASI sehat sebagai contoh praktis pengolahan makanan bergizi yang aman dan mudah diterapkan di rumah.

Sebagai bentuk apresiasi, PLN Batam memberikan penghargaan berupa voucher dan uang tunai kepada anak-anak yang mengalami peningkatan berat badan selama program berlangsung, serta kepada kader posyandu yang dinilai aktif dalam pendampingan.

Penerima Penghargaan Anak dengan Peningkatan Berat Badan

  1. Aqmar Nadhif, dari Posyandu Grand Citra
  2. Aisyah A.S, dari Posyandu Taman Hati
  3. Muhammad Angga, dari Posyandu  Madu Sehat
  4. Ramadhan Khalif Putra, dari Posyandu Kita-Kita
  5. Ahmad Nadhif Pradipta, dari Posyandu Sehati
  6. Izzudin Daulay Alkosam, dari Posyandu Insani Mandiri
  7. Aruna Ardesifano Azzahra, dari Posyandu Anak Sehat
  8. Grace Lyona, dari Posyandu Anak Sehat

 

Penerima Penghargaan Kader Posyandu Terbaik

  1. Afriani, dari Posyandu Anak Sehat
  2. Tengku Novi Adriani, dari Posyandu Grand Citra
  3. Jacklyn, dari Posyandu Insani Mandiri
  4. Dewi Eka Royani, dari Posyandu Kita-Kita
  5. Indah Tien Martuti, dari Posyandu Madu Sehat
  6. Musdalifah, dari Posyandu Sehati
  7. Ely Sugiarti, dari Posyandu Taman Hati

Menutup rangkaian kegiatan, Srikandi PLN Batam bersama PIKK PLN Batam menyalurkan bantuan sembako berupa beras kepada keluarga penerima manfaat. Melalui kolaborasi berkelanjutan antara PLN Batam, fasilitas layanan kesehatan, dan masyarakat, program pencegahan stunting diharapkan memberikan dampak nyata bagi tumbuh kembang anak di Kota Batam. (*)

Update