
batampos – Inovasi layanan persampahan berbasis digital bertajuk Aplikasi SILAPAN Nongsaku Bersih berhasil mengantarkan Kabag Sekwan DPRD Kota Batam Arfandi meraih penghargaan. Mantan Camat Nongsa ini menjadi salah satu peserta terbaik dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan IV Tahun 2025 di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Dalam Negeri Regional Yogyakarta.
Aplikasi SILAPAN (Sistem Informasi Layanan Persampahan Nongsaku Bersih) merupakan proyek perubahan yang dirancang dan diimplementasikan Arfandi di Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Aplikasi ini dibuat sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pelayanan persampahan kepada masyarakat.
Penutupan PKA dan PKP Angkatan IV Tahun 2025 dipimpin langsung Kepala PPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta, M. Weli Septiya Putra. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi keseriusan peserta dalam melahirkan inovasi yang aplikatif dan berdampak langsung bagi pelayanan publik.
Baca Juga: Mudik Akhir Tahun, Warga Batam Bisa Parkir Gratis di Polresta dan Polsek
Arfandi menyampaikan rasa bahagianya. Karena ia menjadi salah satu perserta terbaik yang berasal dari Batam. Menurutnya, melalui SILAPAN, masyarakat dapat menyampaikan laporan, keluhan, serta memantau penanganan persampahan secara lebih cepat, transparan, dan terukur. Inovasi ini dinilai selaras dengan kebutuhan tata kelola pemerintahan modern yang mengedepankan digitalisasi dan responsivitas layanan.
“SILAPAN dirancang bukan sekadar sebagai kewajiban pelatihan, tetapi sebagai solusi nyata atas persoalan persampahan di wilayah Nongsa,” jelasnya.
Ia berharap inovasi ini mampu mendorong perubahan pola kerja, meningkatkan akuntabilitas, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih.
“Sampah adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah, tapi juga RT, RW, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Arfandi.
Sebagai Ketua Kelas PKA IV, Arfandi juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Batam/Kepala BP Batam, Wakil Wali Kota Batam/Wakil Kepala BP Batam, serta Sekretaris Daerah Kota Batamatas dukungan terhadap implementasi aksi perubahan selama PKA 2025.
Baca Juga: Batam Jadi Pilot Project Jaringan Gas Nasional, Alternatif Pengganti Gas 3 Kg
Ia turut mengapresiasi peran mentornya, Yusfa Hendri , Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, yang dinilai berkontribusi besar dalam penguatan konsep serta presentasi proyek perubahan di hadapan tim penguji PPSDM Kemendagri.
Dari total 40 peserta PKA Angkatan IV Tahun 2025, hanya 10 orang yang masuk kategori peserta terbaik. Capaian Arfandi melalui Aplikasi SILAPAN menegaskan bahwa inovasi berbasis kebutuhan masyarakat menjadi salah satu indikator utama penilaian dalam pelatihan kepemimpinan administrator. (*)



