Sabtu, 3 Januari 2026

Korlap SPPG Sei Pelenggut Dibacok Rekan Kerja, Luka Serius di Kepala

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Korlap SPPG Sei Pelunggut berinisial S menjalani perawatan di rumah sakit usai dibacok rekan kerja. F. Yofi Yuhendri/Batam Pos.

batampos – Koordinator Lapangan (Korlap) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sei Pelenggut, Sagulung, berinisial S (33) menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh rekan kerjanya sendiri yang berprofesi sebagai sekuriti.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius di bagian belakang telinga dan harus mendapatkan lebih dari 20 jahitan.

Peristiwa pembacokan terjadi pada Minggu (21/12) sekitar pukul 23.30 WIB di Ruko Batu Aji View Blok A, Sagulung. Usai diserang, korban langsung dilarikan ke RSUD Embung Fatimah untuk menjalani perawatan medis.

Sekuriti SPPG Sei Pelenggut, Karlan, mengatakan kejadian tersebut berlangsung setelah korban selesai bekerja. Pelaku berinisial P tiba-tiba menyerang korban menggunakan senjata tajam yang diduga parang, lalu melarikan diri dari lokasi.

“Kejadiannya setelah bekerja. Pelaku langsung membacok korban di depan ruko dan kabur,” ujar Karlan.

Berdasarkan keterangan sementara, pembacokan ini diduga dipicu persoalan pribadi antara korban dan pelaku. Pelaku disebut kerap ditegur korban karena tidak disiplin dalam menjalankan tugas sebagai sekuriti.

Pelaku juga diketahui sering meninggalkan tempat kerja dan mengajak rekan-rekannya nongkrong di sekitar dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Korban bahkan sempat mengancam akan memutus kontrak kerja pelaku.

“Sepertinya masalah pribadi, bukan soal gaji. Kalau gaji kami lancar, selalu dibayar setiap tanggal 5,” jelas Karlan.

Sebelum kejadian, permasalahan antara korban dan pelaku sempat dimediasi oleh Kepala SPPG. Namun diduga pelaku menyimpan dendam hingga akhirnya melakukan aksi kekerasan tersebut.

“Tiba-tiba sudah diserang. Soal parang dari mana kami juga tidak tahu,” tambahnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, membenarkan adanya laporan kasus pembacokan tersebut. Laporan diterima pihak kepolisian pada Senin (22/12).

“Kami menerima laporan dari pihak SPPG. Korban merupakan korlap, sementara pelaku adalah sekuriti,” ujar Aris, Jumat (26/12).

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menyimpulkan motif pembacokan dipicu oleh masalah pribadi. Pelaku diduga tersinggung dengan ucapan korban.

“Pelaku saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pencarian,” pungkasnya. (*)

Update