
batampos – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepulauan Riau meningkatkan pengamanan dan pelayanan keselamatan di wilayah pesisir dengan mendirikan Posko Bantuan SAR (BANSAR) di sejumlah pantai yang ramai dikunjungi wisatawan.
Posko BANSAR didirikan di Pantai Melayu dan Pantai Tanjung Pinggir sebagai bentuk dukungan terhadap Operasi Lilin Seligi 2025, khususnya untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat di kawasan pantai dan wisata bahari selama libur Natal dan Tahun Baru.
Direktur Polairud Polda Kepri Kombes Ade Mulyana mengatakan, pengamanan wilayah perairan menjadi prioritas mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat di lokasi wisata.
Baca Juga: Sakit Hati Ditegur, Motif Sekuriti SPPG Sei Pelenggut Bacok Korlap
“Di laut kami juga melaksanakan patroli. Ada beberapa titik yang kami siapkan, khususnya di kawasan wisata yang padat pengunjung,” ujarnya.
Menurut Ade, Posko BANSAR difungsikan sebagai titik siaga terpadu untuk memantau aktivitas wisata bahari, pergerakan transportasi laut skala kecil, serta potensi kerawanan di wilayah perairan Nongsa dan sekitarnya.
Untuk mendukung pengamanan tersebut, Ditpolairud Polda Kepri mengerahkan sekitar 35 unit sarana laut, terdiri dari kapal patroli dan perahu karet. Armada ini disiagakan di sejumlah wilayah perairan Kepri, seperti Batam, Karimun, dan daerah sekitarnya.
“Untuk lokasi wisata, kami siapkan kapal dan perahu karet yang siaga. Ini untuk pelayanan sekaligus antisipasi jika terjadi kondisi darurat,” jelasnya.
Pengamanan perairan juga dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait, seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Basarnas, serta TNI AL. Koordinasi lintas sektor tersebut dilakukan untuk memastikan respons cepat terhadap perubahan cuaca maupun potensi kecelakaan laut.
Baca Juga: Tren Positif Berlanjut, Dispar Batam Optimistis Kepri Lampaui Rekor Wisman Tahun Lalu
“Kami juga mengantisipasi masyarakat yang terkadang terlalu ke tengah saat beraktivitas di laut. Karena itu patroli dan imbauan keselamatan terus kami lakukan,” tambah Ade.
Selain sebagai pos pengamanan, Posko BANSAR juga berfungsi sebagai pusat pelayanan publik. Masyarakat dan wisatawan dapat melaporkan kejadian darurat, memperoleh informasi keselamatan pelayaran, serta mendapatkan bantuan SAR yang disiagakan selama 24 jam.
Polda Kepri mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan di kawasan wisata bahari, serta segera melapor kepada petugas jika menemukan potensi bahaya di perairan.
Dengan kesiapsiagaan personel dan sarana tersebut, Ditpolairud Polda Kepri berkomitmen menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (*)



