
batampos – Rumah panggung milik pasangan lanjut usia di Pulau Mat Belanda, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, roboh diterpa angin kencang dan pasang air laut. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB dan membuat korban kehilangan tempat tinggal.
Rumah yang ditempati Edy Mulyono (71) dan istrinya, Nurhafisah (71), ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia. Terpaan angin kencang disertai pasang laut memperparah struktur rumah hingga tak mampu bertahan.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung membantu mengevakuasi korban. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski sebagian besar bangunan rumah mengalami kerusakan berat.
Edy Mulyono mengungkapkan, saat kejadian ia dan istrinya sedang tertidur. Keduanya terbangun setelah rumah bergetar sebelum akhirnya ambruk.
“Kami kaget karena rumah tiba-tiba bergoyang. Tidak lama kemudian langsung roboh,” ujar Edy.
Pasca kejadian, pasangan lansia tersebut terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat sambil menunggu bantuan dan penanganan lebih lanjut.
Musibah yang menimpa pasangan lansia itu mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam. Pada Rabu (31/12), BAZNAS menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban.
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh. BAZNAS memberikan bantuan sebesar Rp5 juta untuk membantu meringankan beban korban pascakejadian.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu kebutuhan dasar korban dan menjadi penyemangat untuk bangkit setelah musibah,” ujar Habib Soleh.
BAZNAS Kota Batam menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana, khususnya warga di wilayah pesisir dan kepulauan.(*)



