Kamis, 15 Januari 2026

Keluhan Warga Tanjung Sengkuang Memuncak, Amsakar Minta Distribusi Air Segera Dipulihkan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. F. M. Sya’ban/Batam Pos.

batampos – Warga Tanjung Sengkuang kembali mengeluhkan pasokan air bersih yang sempat terhenti berhari-hari. Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, persoalan tersebut sudah ia tindaklanjuti langsung dengan mengerahkan jajaran teknis ke lapangan.

Dia menjelaskan, sejumlah perwakilan warga telah menemui dirinya untuk menyampaikan keluhan terkait gangguan distribusi air. Ia mengaku langsung membawa serta deputi dan direktur terkait saat meninjau lokasi permasalahan tersebut.

“Silakan komunikasikan secara teknis,” katanya, Rabu (7/1).

Baca Juga: Pelunasan Bipih Haji Batam 2026 Hampir Rampung, 96 Persen Kuota Sudah Terisi

Menurut dia, penanganan yang dilakukan saat ini belum bersifat permanen karena berkaitan dengan instalasi dan infrastruktur yang membutuhkan pembenahan lebih besar. Meski begitu, peningkatan layanan digalakkan agar warga tidak lagi mengalami kekosongan air dalam waktu lama.

“Tolong jangan sampai seperti kemarin, sampai berhari-hari warga tidak dapat. Setidaknya sekarang harus lebih ditingkatkan, dan saya sudah bicara langsung,” kata Amsakar.

Ia menambahkan, komunikasi antara warga dan pihak operasional kini dibuka lebih langsung. Ia menyebut, ada tokoh masyarakat Tanjung Sengkuang yang sudah berkoordinasi dengan jajarannya yang menangani operasional air.

“Saya minta nomor-nomor itu supaya komunikasinya langsung ke operasional saja,” ujarnya.

Ia menilai, jalur komunikasi langsung sangat penting agar penanganan masalah teknis dapat dilakukan cepat tanpa harus menunggu laporan bertingkat. Jika semua persoalan teknis harus ditangani oleh wali kota, fungsi struktural akan menjadi tidak efektif.

“Sebab kalau wali kota juga mengurus yang begitu, lebih bagus wali kota yang jadi deputi,” kata dia.

Baca Juga: Warga Bagan Seibeduk Keluhkan Balap Liar Sering Terjadi di Tengah Malam

Amsakar juga menegaskan kembali prinsip pembagian kerja dalam birokrasi. Menurutnya, pimpinan harus memiliki pengetahuan luas untuk banyak hal, sementara staf teknis harus memahami lebih dalam bidang tugasnya masing-masing.

“Pimpinan pada prinsipnya mengetahui banyak untuk serba sedikit hal. Sedangkan staf mengetahui banyak untuk sedikit hal,” ujarnya.

Ia memastikan BP Batam terus mencari solusi yang lebih permanen bagi pasokan air di Tanjung Sengkuang, termasuk perbaikan infrastruktur pendukung. Namun, untuk jangka pendek, ia meminta agar distribusi air tetap terjaga dan warga tidak mengalami gangguan berkepanjangan. (*)

ReporterArjuna

Update