Senin, 26 Januari 2026

Capella Honda Kepri Edukasi Keselamatan Berkendara Lewat Tips 5P+

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Capella Honda Kepulauan Riau secara konsisten mengedukasi masyarakat melalui kampanye cari aman. F. Istimewa

batampos – Risiko kecelakaan lalu lintas dapat mengintai siapa saja, bahkan ketika pengendara merasa berada di posisi benar. Karena itu, kemampuan pengendara dalam mengenali serta merespons potensi bahaya menjadi kunci utama pencegahan kecelakaan lalu lintas.

Menyadari hal itu, Capella Honda Kepulauan Riau terus menggaungkan pentingnya keselamatan berkendara melalui edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara, Capella Honda Kepulauan Riau secara konsisten mengedukasi masyarakat melalui kampanye Cari Aman. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menyosialisasikan tips keselamatan berkendara 5P+, yang dapat diterapkan dalam aktivitas berkendara sehari-hari.

Baca Juga: Isu MERS-CoV di Batam Reda, Dinkes: Hasil Lab Pasien Negatif

Instruktur Safety Riding Capella Honda Kepri, Christofer Valentino, menjelaskan bahwa konsep 5P+ merupakan panduan sederhana namun efektif untuk membantu pengendara lebih siap menghadapi berbagai situasi di jalan raya.

“Tips 5P+ kami rancang agar mudah dipahami dan diaplikasikan oleh seluruh pengendara, sehingga keselamatan bisa menjadi kebiasaan,” ujarnya, Sabtu (24/1).

Adapun lima poin utama dalam konsep 5P+ tersebut meliputi:

Pertama, pakai perlengkapan berkendara sesuai standar. Pengendara diwajibkan menggunakan helm berstandar SNI dengan tali terpasang sempurna, jaket berlengan panjang, celana panjang, sarung tangan, serta sepatu untuk meminimalkan risiko cedera.

Kedua, perhatikan kanan dan kiri saat di persimpangan. Pengendara diminta memastikan area yang tidak terlihat benar-benar aman serta mengurangi kecepatan saat mendekati persimpangan.

Baca Juga: PGN Bangun 10 Ribu Sambungan Jargas di Batam, Dimulai Maret

Ketiga, pertahankan jarak aman dengan kendaraan di depan. Jarak minimal yang disarankan adalah tiga detik dengan menggunakan patokan benda diam di jalan.

Keempat, periksa kondisi sebelum mendahului. Pastikan situasi lalu lintas aman, nyalakan lampu sein, dan perhatikan kaca spion sebelum berpindah lajur.

Kelima, patuhi rambu lalu lintas serta lengkapi diri dengan SIM dan STNK demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

Selain lima poin utama tersebut, Christofer menambahkan aspek pendukung lain yang tak kalah penting, seperti memeriksa kondisi sepeda motor sebelum digunakan. Pemeriksaan meliputi tekanan dan kondisi ban, fungsi rem, lampu utama, lampu sein, lampu rem, klakson, serta pengaturan spion.

Teknik pengereman juga perlu diperhatikan dengan mengombinasikan penggunaan rem depan dan belakang secara bersamaan agar lebih efektif dan stabil.

“Pengendara juga perlu meningkatkan sensitivitas terhadap potensi bahaya. Hal ini bisa dilatih melalui Simulator Honda Riding Trainer di dealer Honda, mengikuti pelatihan safety riding, atau berbagi pengalaman berkendara,” jelasnya.

Selain itu, kewaspadaan terhadap area blind spot perlu ditingkatkan dengan cara mengurangi kecepatan saat melintasi area yang tertutup pandangan. Pengendara juga diimbau mengontrol kecepatan kendaraan karena semakin tinggi kecepatan, semakin besar pula risiko kecelakaan.

“Lebih baik perjalanan sedikit lebih lama karena kita menerapkan langkah preventif, daripada tidak pernah sampai ke tujuan. Cari Aman saat naik motor,” tegas Christofer.

Baca Juga: Program Magang Mahasiswa 2026, Kemenag Batam Tunggu Petunjuk Teknis

Komitmen edukasi keselamatan berkendara ini turut ditegaskan oleh Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara Kepulauan Riau, Duri Yanto. Menurutnya, keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab bersama antara pengendara, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Melalui edukasi 5P+, kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli dan sadar bahwa kebiasaan kecil yang benar dapat memberikan dampak besar dalam mencegah kecelakaan di jalan raya,” ujarnya.

Melalui kampanye berkelanjutan tersebut, Capella Honda Kepri berharap budaya keselamatan berkendara semakin tertanam di tengah masyarakat. (*)

ReporterAzis Maulana

Update