
batampos – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batam menegaskan tidak ada penyelenggaraan haji furoda pada 2026. Masyarakat diminta waspada terhadap pihak-pihak yang menawarkan skema haji furoda karena program tersebut sepenuhnya berada di bawah kewenangan Pemerintah Arab Saudi.
Kepala Kemenhaj Kota Batam Syahbudi mengatakan, selama ini Indonesia tidak pernah membahas atau membuka pendaftaran haji furoda secara resmi karena berada di luar otoritas nasional.
“Haji furoda itu murni domain Pemerintah Arab Saudi. Kami mengimbau masyarakat tidak mudah tergiur tawaran yang tidak jelas,” ujar Syahbudi saat menerima kunjungan silaturahmi Direktur Batam Pos Yusuf Hidayat, Kamis (29/1).
Baca Juga: Apartemen The Monde City Mulai Serah Terima Kunci, Hunian Strategis di Jantung Kota Batam
Di sisi lain, Syahbudi menyampaikan perkembangan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) jemaah calon haji Kota Batam tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang telah resmi berakhir. Hingga penutupan masa perpanjangan tahap ketiga pada Jumat (23/1), pelunasan tercatat melampaui kuota yang ditetapkan.
Pelunasan BIPIH dilaksanakan dalam tiga tahap. Pada tahap pertama, yang dibuka 23 November hingga 23 Desember 2025, sebanyak 491 jemaah telah melunasi biaya haji.
Tahap kedua dibuka pada 2–9 Januari 2026 bagi jemaah gagal sistem, pendamping mahram, penyandang disabilitas, serta jemaah cadangan. Pada tahap ini, 178 jemaah tercatat melakukan pelunasan.
Karena masih terdapat jemaah yang belum melunasi, Kemenhaj kembali membuka masa perpanjangan pada 20–23 Januari 2026. Pada periode tersebut, 31 jemaah kembali menyelesaikan pelunasan BIPIH.
Baca Juga: Cari Menu Makan Malam? Ini 5 Sate Taichan Favorit di Batam
“Alhamdulillah, total jemaah calon haji Kota Batam yang telah melunasi BIPIH mencapai 700 orang atau sekitar 106,7 persen dari kuota 656 jemaah,” ujar Syahbudi.
Saat ini, Kemenhaj Batam tengah melakukan proses rekapitulasi, verifikasi, dan validasi data untuk penetapan jemaah yang akan diberangkatkan.
Syahbudi juga mengimbau seluruh jemaah calon haji agar mulai mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun mental. Dalam waktu dekat, para jemaah akan dipanggil untuk mengikuti rangkaian manasik haji sebagai bagian dari persiapan menuju Tanah Suci. (*)



