Minggu, 1 Februari 2026

Bantuan Iuran BPJS Kesehatan di Batam Sasar 90 Ribu Peserta Tahun Ini

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Dinkes Batam dr. Didi Kusmarjadi, SpOG.

batampos – Pemerintah Kota Batam terus memperkuat jaring pengaman kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Melalui program Bantuan Kesehatan Daerah (Bankesda), Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam memastikan puluhan ribu warga tetap memiliki akses layanan kesehatan, meski status kepesertaan BPJS Kesehatan mereka tidak aktif atau belum terdaftar.

Pada APBD murni Tahun Anggaran 2026, Bankesda dialokasikan sebesar Rp44,38 miliar untuk menjamin 90 ribu peserta, terutama warga yang kesulitan membayar iuran BPJS Kesehatan.

Kepala Dinkes Batam Didi Kusmarjadi menjelaskan, alokasi tersebut baru mencakup sembilan bulan anggaran, namun sudah disiapkan untuk menjangkau kelompok masyarakat paling rentan.

“Fokus kita adalah warga yang BPJS Kesehatannya tidak aktif dan masyarakat yang belum masuk JKN, supaya tetap bisa berobat dan mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Didi, Jumat (30/1).

Baca Juga: Pemerintah Pusat Ganjar Kinerja Investasi Batam

Tak hanya untuk iuran BPJS, dana Bankesda juga dimanfaatkan untuk bantuan pelayanan kesehatan, termasuk rujukan ke luar daerah, transportasi, hingga akomodasi pasien dan pendamping.

“Anggarannya kita proporsionalkan sesuai kebutuhan layanan di lapangan,” kata dia.

Didi menyebutkan, pada Tahun Anggaran 2025, program Bankesda memiliki anggaran lebih besar, yakni Rp79 miliar, yang menyasar sekitar 80 ribu penerima, sekaligus mencakup layanan kesehatan dan rujukan pasien ke luar Kota Batam.

Meski pada 2026 anggaran awal lebih kecil, peluang penambahan masih terbuka. Tim Anggaran dan Pendapatan Daerah (TAPD) Pemko Batam berencana meningkatkan alokasi pada APBD Perubahan 2026, sehingga jumlah penerima bantuan iuran bisa mencapai 100 ribu peserta.

“Di perubahan nanti akan ditambah, karena di APBD murni ini hanya sembilan bulan,” ujarnya.

Baca Juga: Kapal Bermuatan Limbah Hitam Kandas di Sekupang, Khawatir Laut Tercemar

Untuk memastikan layanan berjalan optimal, Pemko Batam menggandeng sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD Embung Fatimah, RSBP, RS Harapan Bunda, RS Soedarsono, RS Bhayangkara, RS Elisabeth Batam Kota, hingga beberapa rumah sakit swasta lainnya. Rujukan khusus layanan kesehatan jiwa juga menjangkau fasilitas di Pekanbaru dan Tanjung Uban.

Melalui skema Bankesda, Dinkes Batam berharap tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan pelayanan kesehatan hanya karena keterbatasan ekonomi.(*)

Update