
batampos – Dompet Dhuafa Kepulauan Riau (Kepri) meresmikan program Wakaf Sumur: Air untuk Kehidupan di Kampung Tua Setokok, Batam, Jumat (30/1). Kehadiran sumur bor tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang atas krisis air bersih yang selama ini dialami warga.
Peresmian dihadiri pimpinan Dompet Dhuafa Kepri, perangkat desa, unsur kecamatan dan kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat. Infrastruktur air bersih ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang selama bertahun-tahun kesulitan mengakses air layak konsumsi.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Kepri Didik mengatakan, pembangunan sumur bor merupakan amanah dari para donatur atau wakif yang peduli terhadap persoalan sanitasi dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Baca Juga: Daftar Harga BBM Terbaru di Kepri dan FTZ Batam per 1 Februari 2026
“Air adalah sumber kehidupan. Di Kampung Tua Setokok, kebutuhan air bersih sangat mendesak. Melalui program Wakaf Sumur ini, kami ingin memastikan warga tidak lagi terbebani hanya untuk mendapatkan air bersih,” ujarnya.
Selama ini, warga Kampung Tua Setokok mengandalkan sumber air terbatas atau membeli air dengan biaya tinggi, terutama saat musim kemarau. Kondisi tersebut kerap membebani perekonomian keluarga.
Salah seorang warga, Edi, mengaku bersyukur atas hadirnya fasilitas tersebut. Menurutnya, akses air bersih sebelumnya menjadi persoalan utama bagi warga.
“Sekarang kami lebih tenang. Tidak perlu lagi khawatir kekurangan air saat kemarau,” katanya.
Program Wakaf Sumur: Air untuk Kehidupan merupakan inisiatif Dompet Dhuafa untuk menyediakan akses air bersih di wilayah pedalaman, daerah rawan kekeringan, dan kawasan terdampak krisis air. Di Kampung Tua Setokok, program ini meliputi pengeboran sumur, pemasangan pompa, serta pembangunan bak penampung untuk mendukung distribusi air ke rumah-rumah warga. (*)



