
batampos – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepri memperluas jejaring bisnis internasional di sektor maritim dengan ambil bagian bersama BP Batam dalam ajang Euromaritime 2026 yang berlangsung pada 3-5 Februari di Marseille, Prancis. Keikutsertaan ini diarahkan untuk membuka peluang kerja sama konkret antara pelaku usaha maritim Kepri dan mitra di Eropa.
Rangkaian agenda Kadin Kepri diawali dengan silaturahmi bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Marseille. Pertemuan itu membahas peran dunia usaha daerah dalam mendukung diplomasi ekonomi Indonesia sekaligus memperkuat promosi Kepri di pasar Eropa.
Selama pameran dan forum bisnis Euromaritime, Kadin aktif berinteraksi dengan sejumlah pelaku industri maritim Eropa, mulai dari perusahaan galangan kapal, desain kapal, peralatan perkapalan, hingga industri pendukung. Diskusi difokuskan pada peluang kemitraan bisnis, kebutuhan rantai pasok industri perkapalan, potensi kolaborasi teknologi, serta minat perusahaan Eropa menjajaki pasar Asia Tenggara melalui Batam dan Kepri.
Baca Juga: Dinkes Jamin Warga Batam Bisa Berobat dengan KTP
Ketua Kadin Kepri, Mustava, menyampaikan, bahwa sektor maritim Kepri memiliki fondasi industri yang kuat. “Di Batam dan wilayah sekitarnya terdapat lebih dari 100 galangan kapal yang aktif beroperasi. Skala industri ini menjadi daya tarik tersendiri bagi mitra internasional, baik untuk pembangunan kapal baru, perbaikan kapal, maupun industri pendukung,” katanya.
Ia bilang, peluang kerja sama dengan Eropa memiliki nilai strategis bagi dunia usaha daerah. Selain membuka akses pasar baru, kolaborasi tersebut berpotensi meningkatkan utilisasi galangan kapal serta memperluas serapan tenaga kerja di sektor maritim.
“Bagi pengusaha lokal, ini bukan sekadar promosi. Kami melihat peluang konkret untuk menjadi mitra produksi, penyedia jasa ship repair, hingga pemasok komponen dan peralatan maritim. Dampaknya tentu pada peningkatan kapasitas usaha dan tenaga kerja,” kata dia.
Selain mengikuti sesi paparan dan forum bisnis, Kadin Kepri juga melakukan pertemuan dengan CCI Marseille Provence, kamar dagang setara Kadin di wilayah Prancis Selatan. Pertemuan itu membahas peluang kolaborasi kelembagaan untuk memperkenalkan Bumi Segantang Lada kepada pelaku usaha Prancis secara lebih terarah.
Baca Juga: Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 1,6 Juta, Sumbang 79% Wisman Kepri
Dalam pembahasan tersebut, lanjutnya, kedua pihak menjajaki rencana roadshow promosi pengusaha Kepri di sejumlah kota di Prancis, antara lain Marseille, Paris, dan Lyon. Mustava menyebut, CCI Marseille menunjukkan ketertarikan terhadap potensi Kepri di sektor maritim serta membuka peluang kunjungan pelaku usaha Prancis ke Batam.
Ia mengatakan, partisipasi dalam Euromaritime 2026 tidak berhenti pada ajang promosi semata. Sejumlah peluang yang telah teridentifikasi akan ditindaklanjuti melalui agenda business matching di Batam untuk mempertemukan langsung pelaku usaha Kepulauan Riau dengan mitra Eropa.
“Kami ingin ada tindak lanjut yang terukur. Business matching di Batam akan menjadi langkah konkret agar kerja sama yang dibangun di forum internasional benar-benar bermuara pada kontrak dan kolaborasi nyata,” ujar dia.(*)



