
batampos – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau memastikan stabilitas sistem pembayaran di wilayah Kepri tetap terjaga menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. BI menegaskan pengelolaan sistem pembayaran dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya bersifat musiman.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Ronny Widijarto, mengatakan BI secara konsisten menjaga stabilitas sistem pembayaran sepanjang tahun tanpa bergantung pada momentum tertentu, termasuk perayaan hari besar keagamaan.
“Stabilitas sistem pembayaran kami jaga setiap saat, tidak hanya pada momen tertentu. Untuk potensi lonjakan transaksi, BI selalu mengantisipasinya berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya serta proyeksi kondisi ekonomi pada tahun berjalan,” ujar Ronny, Rabu (4/2).
Baca Juga: Rapat Renja 2027, BP Batam Fokus Transparansi dan Pertumbuhan Ekonomi
Menurut Ronny, peningkatan aktivitas ekonomi jelang Imlek merupakan fenomena yang rutin terjadi, terutama pada sektor perdagangan, pariwisata, dan konsumsi rumah tangga. Karena itu, kesiapan infrastruktur sistem pembayaran, baik tunai maupun nontunai, menjadi perhatian.
Lebih lanjut, Ronny menekankan menjaga pertumbuhan ekonomi Batam agar tetap sehat, stabil, dan berkelanjutan memerlukan penguatan sektor-sektor prioritas sekaligus diversifikasi sumber pertumbuhan baru yang inklusif.
Baca Juga: Mantan Kepala Bea Cukai Batam Terjaring OTT KPK Terkait Importasi
Upaya tersebut, kata dia, harus dibarengi dengan penguatan rantai pasok lokal dan pengembangan talenta daerah.
“Peningkatan local content melalui kemitraan industri dengan UMKM perlu terus diperkuat agar UMKM semakin terintegrasi dalam rantai nilai industri,” katanya. (*)



