Rabu, 11 Februari 2026

Dirlantas Polda Kepri Rangkul Driver Ojek Online Batam, Dorong Keselamatan Lalu Lintas

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat.

batampos – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Riau terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat melalui program Polantas Menyapa, Selasa (10/2).

Kali ini, kegiatan dikemas dalam silaturahmi dan diskusi bersama komunitas ojek online Kota Batam sekaligus optimalisasi Operasi Keselamatan Seligi 2026.

Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat mengatakan, program ini bertujuan memperkuat kehadiran polisi lalu lintas di tengah masyarakat, khususnya komunitas ojek online sebagai salah satu elemen penting penggerak ekonomi daerah.


Menurut Taufiq, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari optimalisasi pelaksanaan Operasi Keselamatan Seligi 2026 yang saat ini memasuki hari kesembilan. Ia mengatakan ojek online memiliki peran strategis sebagai mitra lalu lintas sekaligus mitra kamtibmas.

“Komunitas ojek online merupakan penggerak ekonomi sekaligus pejuang kemanusiaan. Kami ingin menjalin koordinasi dan kerja sama untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif,” ujarnya.

Baca Juga: Limbah B3 Cemari Perairan Dangas, Polda Kepri Panggil Dua Perusahaan

Dalam kesempatan itu, Ditlantas Polda Kepri juga merencanakan sejumlah program dukungan bagi pengemudi ojek online, salah satunya program bengkel gratis. Program ini ditujukan untuk memastikan kendaraan operasional pengemudi dalam kondisi laik jalan dan aman digunakan.

Selain itu, Ditlantas juga membuka ruang aspirasi terkait persoalan di jalan raya, termasuk pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Masukan yang dihimpun, seperti perbaikan jalan rusak, penambahan rambu lalu lintas, hingga penanganan kendaraan over dimensi dan over load, akan dikoordinasikan melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi Kepri sesuai Perpres Nomor 1 Tahun 2022 tentang Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK).

Taufiq menyebut , salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas berawal dari pelanggaran.

“Karena itu, ia mengajak komunitas ojek online menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kakanwil PT Jasa Raharja Kepri Gentur Anggoro Waseso mengatakan pihaknya tidak hanya fokus pada pemberian santunan korban kecelakaan, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat agar tertib berlalu lintas.

“Kami bersama Ditlantas Polda Kepri terus mengkampanyekan keselamatan berkendara sebagai bagian dari upaya mendukung target nasional keselamatan lalu lintas menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Baca Juga: Kebakaran Bukit Mata Kucing Lima Hari, Pemadam Kesulitan Padamkan Api di Bukit ‎

Dalam sesi diskusi, perwakilan pengemudi ojek online menyampaikan sejumlah aspirasi. Driver Gojek, Ilham Sitohang, berharap program bengkel gratis dapat segera direalisasikan serta perbaikan jalan berlubang diprioritaskan demi keselamatan pengendara dan penumpang.

Sementara itu, perwakilan Grab, Welly, menyoroti tingginya angka kecelakaan di kawasan Tiban yang diduga dipicu human error dan aktivitas kendaraan berat.

Ia juga menyoroti keberadaan dump truck over dimensi, penerangan jalan yang tertutup pepohonan, serta zebra cross yang mulai tidak terlihat jelas. (*)

ReporterAzis Maulana

Update