
batampos – Kebakaran Hutan Mata Kucing berhasil dipadamkan petugas gabungan secara keseluruhan. Kebakaran ini sudah berlangsung selama lima hari dan melibatkan belasan mobil pemadam kebakaran untuk pemadaman.
“Api sudah padam seluruhnya kemarin (Senin),” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Hendriani Agustini, Selasa (10/2).
Ia menjelaskan titik api dalam kebakaran tersebut menyebar di lebih dari satu lokasi. Selain itu, lambatnya pemadaman disebabkan akses jalan yang tidak bisa dilakui mobil damkar.
“Kendalanya aksesnya. Karena untuk menuju titik api itu harus sambung selang,” katanya.
Baca Juga: Kebakaran Bukit Mata Kucing Lima Hari, Pemadam Kesulitan Padamkan Api di Bukit
Dengan adanya kebakaran hutan ini, Hendriani mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab saat ini tengah musim kemarau dan angin kencang.
Sementara itu, Kapolsek Batuaji AKP Bayu Rizki Subagyo mengatakan kebakaran diduga merupakan rembetan api dari titik kebakaran di kawasan Mata Kucing. Kemudian menjalar hingga ke kawasan perbukitan tepatnya dibelakang Taman Lestari, Kibing.
“Kami masih cari tahu dulu penyebab. Diduga api menjalar dari titik di Mata Kucing,” ujarnya.
Namun Bayu memastikan tidak ada korban jiwa maupun rumah warga yang terbakar dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Dirlantas Polda Kepri Rangkul Driver Ojek Online Batam, Dorong Keselamatan Lalu Lintas
“Tidak ada korban atau terkena rumah warga. Yang terdampak hanya kebun warga dan kawasan hutan,” tutupnya.
Sebelumnya, Kebakaran hutan Mata Kucing sudah berlangsung selama lima hari. Bahkan hutan yang terbakar sudah mendekat ke pemukiman warga, tepatnya di rumah liar (ruli) belakang Taman Lestari, Kibing, Kecamatan Batuaji. (*)



