
batampos – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, mengungkapkan terdapat dinamika harga pada sejumlah komoditas hortikultura. Khususnya cabai hijau keriting dan cabai rawit yang mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Kepastian tersebut disampaikan Mardanis dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam yang membahas stabilitas daerah dan kesiapan lintas sektor, Rabu (11/2).
“Kenaikan harga cabai menjadi perhatian kami. Namun secara umum, pasokan masih tersedia dan kami terus berkoordinasi dengan distributor serta instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga,” jelasnya.
Baca Juga: Tak Laik Difungsikan, Trotoar Mukakuning Dibongkar
Ia menambahkan, pengawasan distribusi dan pemantauan stok akan terus diperkuat menjelang hari besar keagamaan, mengingat biasanya terjadi peningkatan permintaan bahan pokok di masyarakat.
Selain cabai dan beras beras, pihaknya juga memantau pasokan gula dan minyak goreng yang dinyatakan cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar. Kendati demikian, pemerintah tetap melakukan pengawasan terhadap fluktuasi harga sejumlah komoditas hortikultura yang mengalami tekanan di tingkat distribusi.
“Ketersediaan gula dan minyak goreng juga mencukupi. Kami tetap memberi perhatian khusus terhadap dinamika harga, terutama pada komoditas cabai hijau keriting dan cabai rawit yang mengalami kenaikan harga di pasaran,” katanya.
Baca Juga: Stok Beras Surplus 961 Ton
Sementara itu, dalam rapat Forkopimda tersebut juga dibahas upaya memperkuat ketahanan pangan jangka panjang melalui berbagai program strategis Pemerintah Kota Batam, termasuk pencanangan Gerakan Batam ASRI yang akan mulai digerakkan pada 11 Februari 2026.
Melalui sinergi lintas sektor, Mardanis menegaskan komitmennya untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, sekaligus menjaga stabilitas daerah menjelang meningkatnya aktivitas ekonomi dan sosial di Kota Batam. (*)



