Minggu, 15 Februari 2026

Produksi Ikan Air Tawar Batam 10 Ton per Hari, , Lele Dominasi Pasar

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Budidaya ikan air tawar menggunakan metode bioflok di Batam. Produksi ikan air tawar di Kota Batam menunjukkan capaian signifikan hingga mencapai kisaran 10 ton. F. Dok. Batam Pos

batampos – Ketersediaan ikan air tawar di Kota Batam terbilang aman. Setiap hari, pembudidaya lokal mampu menghasilkan hingga 10 ton ikan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan lele sebagai komoditas utama.

Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admajianto, mengatakan produksi lele mendominasi dibanding jenis ikan air tawar lainnya.

“Lele masih paling tinggi produksinya, rata-rata 5 sampai 8 ton per hari. Permintaannya juga paling besar,” ujarnya, Minggu (15/2).


Baca Juga: Wisata Kuliner Batam, 5 Spot Makan Nyaman Bareng Keluarga saat Hari Libur

Selain lele, ikan nila juga menjadi komoditas unggulan dengan produksi sekitar 2 ton per hari. Sementara itu, gurame menyusul meski volumenya lebih kecil.

Secara keseluruhan, produksi ikan air tawar Batam berkisar 7 hingga 10 ton per hari, tergantung masa panen dan kondisi permintaan pasar. Seluruh pasokan tersebut berasal dari pembudidaya lokal tanpa ketergantungan dari luar daerah.

Produksi tersebut ditopang kolam budidaya konvensional yang tersebar di sejumlah wilayah, serta sistem bioflok yang terus dikembangkan.

Sejak 2024, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perikanan telah menyalurkan puluhan hingga ratusan unit bioflok kepada kelompok pembudidaya untuk meningkatkan produksi, terutama di lahan terbatas.

Baca Juga: Gelombang Deportasi Berlanjut, 148 PMI Dipulangkan melalui Batam

Dengan capaian itu, Batam dinilai mampu menjaga kemandirian pasokan ikan air tawar sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Pemerintah pun optimistis produksi akan terus bertambah seiring penguatan program budidaya dan dukungan kepada pembudidaya lokal. (*)

Update