
batampos – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat Kota Batam. Ia mengajak umat Muslim memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat keimanan dan memperbarui spiritualitas.
“Atas nama pribadi, atas nama keluarga, atas nama jajaran Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, saya bersama Ibu Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, mengucapkan marhaban ya Ramadan, selamat datang bulan Ramadan, selamat datang bulan ampunan,” ujar Amsakar.
Ia berharap Ramadan menjadi ruang perenungan dan penguatan diri bagi umat Islam, sekaligus menjadi energi baru dalam membangun kota secara bersama-sama.
“Ayo kita manfaatkan momentum Ramadan ini untuk mengokohkan keimanan kita, sehingga sama-sama kita berjuang mencapai derajat takwa sebagaimana yang dijanjikan Allah SWT,” katanya.
Amsakar juga mengingatkan agar umat Muslim menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan, menjaga sikap, serta memperbanyak amal ibadah selama bulan suci.
“Kepada umat yang melaksanakan Ramadan, saya harapkan dapat melaksanakannya dengan baik,” ujarnya.
Di sisi lain, ia mengajak masyarakat Batam yang tidak menjalankan ibadah puasa untuk tetap menjaga toleransi dan menghormati saudara-saudara yang sedang beribadah. Menurutnya, keharmonisan antarumat beragama merupakan fondasi penting bagi kehidupan sosial di Kota Batam yang majemuk.
“Kepada rekan-rekan kita yang tidak melaksanakan, hendaknya dapat menghormati saudara-saudara kita yang melaksanakannya,” pesannya.
Ia menambahkan, hari-hari besar keagamaan, termasuk Ramadan, harus dijadikan momentum untuk memperbarui semangat kebersamaan, memperkuat nilai-nilai moral, serta membangun kehidupan yang lebih damai.
“Mari kita jadikan momentum hari-hari besar keagamaan ini sebagai jalan untuk memperbaharui spiritualitas kita semua,” katanya.
Menurut Amsakar, jika seluruh umat beragama menjalankan ajaran agamanya dengan baik dan penuh tanggung jawab, maka kehidupan bermasyarakat dan bernegara akan berjalan lebih harmonis.
“Karena jikalau semua umat beragama ini taat menjalankan ibadah agamanya, insyaAllah negeri kita ini akan menjadi negeri yang dirahmati,” tutupnya. (*)



