Sabtu, 21 Februari 2026

Banjir Lumpuhkan Akses Jalan di Buliang dan Kibing

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi Banjir di kawasan Batuaji.

batampos – Dua kawasan di Kecamatan Batuaji, yakni Buliang dan Kibing, kembali terendam banjir setiap kali hujan deras mengguyur. Kondisi yang telah berlangsung bertahun-tahun ini menyebabkan arus lalu lintas lumpuh dan mengganggu aktivitas warga.

Di sejumlah titik, genangan air bahkan membuat kendaraan roda dua tak bisa melintas. Pengendara terpaksa memutar arah atau nekat menerobos genangan dengan risiko mesin mogok.

“Sudah bertahun-tahun banjir seperti ini. Tidak bisa dilalui motor karena bisa mogok,” ujar Eri, warga Buliang, Jumat (20/2).


Baca Juga: Diguyur Hujan Seharian, Simpang Bengkong Baru Kembali Longsor

Menurut Eri, banjir terjadi akibat luapan drainase yang tak mampu menampung debit air saat hujan deras. Ia menilai perbaikan jalan yang telah dilakukan belum diimbangi dengan pembenahan saluran air.

“Sampai kapan banjir seperti ini? Jalan sudah bagus, tapi drainase tidak diperbaiki,” keluhnya.

Camat Batuaji, Addi Harnus, membenarkan bahwa persoalan utama di titik banjir tersebut adalah kondisi drainase yang sempit dan kerap tersumbat sampah.

“Ini sudah berlangsung lama, permasalahannya memang drainase,” ujarnya.

Baca Juga: Pria yang Lompat dari Jembatan Tiga Barelang 18 Februari Lalu Belum Ditemukan

Meski demikian, Addi mengklaim jumlah titik banjir di Batuaji telah berkurang signifikan. Sebelumnya, pihak kecamatan bersama warga melakukan gotong royong membersihkan drainase sepanjang sekitar satu kilometer.

“Sekarang tinggal dua titik saja,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan gotong royong tidak hanya untuk mengatasi genangan, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama terkait pengelolaan sampah.

“Kesadaran masyarakat memang masih perlu ditingkatkan. Kami ingin merangsang warga agar rutin membersihkan lingkungan masing-masing,” tutupnya. (*)

 

SALAM RAMADAN