Kamis, 26 Februari 2026

Tak Ada Kenaikan Tiket, Penumpang Pelni dari Batam Malah Dapat Diskon 30 Persen, Ini Jadwal dan Kelasnya

spot_img

Berita Terkait

spot_img

Ribuan penumpang tujuan Belewan (Medan) saat akan naik kapal Pelni di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar, Kamis (25/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kabar baik bagi masyarakat Batam dan sekitarnya yang bersiap mudik Lebaran lewat jalur laut. PT PELNI (Persero) memastikan tidak ada kenaikan harga tiket selama periode angkutan Lebaran 2026. Bahkan, khusus kelas ekonomi, PELNI memberikan diskon tarif sebesar 30 persen untuk keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026, selama kuota masih tersedia.

Kepala PT PELNI (Persero) Cabang Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan kebijakan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran arus mudik sekaligus menjaga keterjangkauan tarif bagi masyarakat.

“Kami pastikan tarif tiket tidak mengalami kenaikan. Bahkan khusus kelas ekonomi, ada diskon 30 persen untuk periode 11 Maret sampai 5 April, sepanjang kuota masih tersedia,” ujar Edwin.

Selain kebijakan tarif yang tetap dan adanya potongan harga, PELNI Batam juga menambah armada kapal untuk mengakomodir lonjakan penumpang. Jika biasanya rute Batam–Belawan hanya dilayani empat kali dalam sebulan, pada Maret 2026 jumlah keberangkatan meningkat drastis.

“Biasanya satu bulan hanya empat kali keberangkatan untuk ruas Batam–Belawan. Namun di bulan Maret ini ada sepuluh kali keberangkatan untuk Batam–Belawan dan tiga kali keberangkatan untuk ruas Batam–Tanjung Priok,” jelasnya.

Untuk memperkuat layanan tersebut, PELNI menghadirkan KM Nggapulu guna mendukung operasional KM Kelud. Penambahan kapal ini difokuskan untuk melayani mobilitas masyarakat Batam dan sekitarnya yang hendak mudik ke Belawan maupun Tanjung Priok.

Dari sisi kapasitas, daya angkut kapal tetap mengacu pada sertifikat keselamatan. KM Kelud memiliki kapasitas 3.457 penumpang, sementara KM Nggapulu mampu mengangkut hingga 2.955 penumpang.

“Kami ingin memastikan kebutuhan transportasi laut selama periode mudik dapat terlayani dengan optimal dan tetap mengutamakan keselamatan,” tambah Edwin.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk membeli tiket lebih awal melalui kanal resmi PT PELNI guna menghindari praktik penipuan.

“Kami menghimbau pelanggan agar membeli tiket jauh hari sebelum keberangkatan melalui channel resmi PT PELNI, seperti aplikasi Pelni Mobile, channel perbankan, travel resmi, loket cabang, hingga GoPay,” tegasnya.

Edwin menekankan, PELNI tidak pernah melakukan transaksi penjualan tiket melalui media sosial seperti WhatsApp, Facebook, atau platform sejenis.

“Media sosial resmi PELNI hanya digunakan untuk penyampaian informasi produk dan layanan, bukan untuk transaksi penjualan tiket,” ujarnya.

Dengan tambahan armada, peningkatan frekuensi pelayaran, serta kebijakan tarif tanpa kenaikan dan diskon ekonomi, PELNI optimistis arus mudik dari Batam menuju Belawan dan Tanjung Priok akan berjalan lancar dan terjangkau bagi masyarakat.(*)

SALAM RAMADAN