Jumat, 8 Mei 2026

Avanza Terguling, Tabrakan Beruntun Libatkan Tiga Mobil di Dekat Bundaran Punggur

Berita Terkait

Mobil yang terlibat tabrakan beruntun tampak ringsek. F. istimewa

batampos – Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di ruas jalan sebelum Bundaran Punggur, Kota Batam, Kamis (7/5) sekitar pukul 12.00 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut berlangsung dramatis setelah satu unit Toyota Avanza terguling di badan jalan usai terlibat tabrakan dengan dua kendaraan lainnya.

Tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu yakni Toyota Kijang LGX BP 1285 EY yang dikendarai Dimas, Toyota Avanza putih BP 1238 J yang dikemudikan seorang wanita, serta Toyota Harrier BP 1188 PV. Ketiganya mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda akibat benturan keras tersebut.

Berdasarkan keterangan di lokasi, kecelakaan bermula saat Kijang LGX yang membawa muatan pupuk melaju dari arah Batuaji menuju Punggur. Saat berada di jalur kedua dari kanan sebelum Bundaran Punggur, kendaraan tersebut diduga diserempet dari arah samping belakang oleh Toyota Avanza putih.
“Waktu itu saya jalan biasa saja. Tiba-tiba Avanza putih dari samping kiri belakang nyerempet mobil saya,” ujar Dimas saat ditemui di Unit Laka Lantas Polresta Barelang.

Akibat benturan itu, mobil Kijang LGX sempat berbelok ke arah kiri jalan. Sementara Avanza yang dikendarai wanita tersebut kehilangan kendali dan melenceng ke kiri hingga kembali bertabrakan dengan Toyota Harrier yang berada di sisi jalan. Benturan keras membuat Avanza akhirnya terguling.

Toyota Harrier juga mengalami kerusakan cukup parah. Kendaraan mewah tersebut bahkan terpental hingga ke sisi drainase bersama Avanza yang terguling. Pemandangan kendaraan rusak di pinggir jalan sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi melambat karena banyak pengendara yang berhenti melihat kejadian tersebut.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Pengemudi Avanza dilaporkan selamat, namun masih mengalami syok saat dijumpai di Unit Laka Lantas Polresta Barelang untuk dimintai keterangan oleh petugas.

Sementara itu, mobil Kijang LGX yang dikendarai Dimas hanya mengalami kerusakan berupa gesekan di bagian kiri belakang kendaraan. Dimas juga membantah dirinya melakukan pengereman mendadak sebelum kecelakaan terjadi.
“Saya lari paling sekitar 60 kilometer per jam karena muat pupuk. Mobil tua juga mana mungkin ngebut. Saya sama mama saya di dalam mobil. Tak ada saya ngerem mendadak. Saya yang ditabrak dari belakang,” tegas Dimas.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, AKP Viktor Hutahaean, membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut. Ia mengatakan saat ini pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait penyebab pasti insiden itu. “Kejadian sedang ditangani Satlantas Polresta Barelang,” ujarnya singkat.(*)

UPDATE