
batampos – SMA Negeri 5 Batam akan membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026 mulai 11 hingga 14 Juni 2026. Untuk memudahkan masyarakat, proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring maupun luring dengan dukungan fasilitas dan pendampingan dari pihak sekolah.
Kepala SMA Negeri 5 Batam, Jamal Dinata, mengatakan sekolah menyiapkan daya tampung sebanyak 480 siswa yang akan dibagi ke dalam 12 rombongan belajar (rombel).
“Pada tahun ajaran baru ini kami membuka 12 rombongan belajar. Masing-masing kelas berjumlah 40 siswa, sehingga total daya tampung mencapai 480 siswa,” kata Jamal, Senin (8/6).
Baca Juga: Sampah Menggunung di Botania Garden, Warga Meminta Segera Diangkut
Ia menjelaskan, mekanisme penerimaan murid baru telah diatur dalam petunjuk teknis (juknis) SPMB yang mencakup beberapa jalur seleksi, yakni domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
Menurutnya, kuota penerimaan melalui jalur domisili dan afirmasi masing-masing sebesar 35 persen. Sementara jalur prestasi mendapat alokasi 30 persen dan jalur mutasi sebesar 5 persen.
“Seluruh proses seleksi mengacu pada juknis yang telah ditetapkan pemerintah. Kami mengimbau orang tua dan calon murid untuk memahami persyaratan serta memilih jalur pendaftaran yang sesuai,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran proses pendaftaran, panitia SPMB SMA Negeri 5 Batam menyediakan layanan internet gratis di lingkungan sekolah. Selain itu, petugas juga akan memberikan pendampingan kepada orang tua maupun calon murid yang mengalami kendala saat melakukan pendaftaran.
Baca Juga: Perda LAM Disahkan, Batam Teguhkan Jati Diri Melayu di Tengah Gemerlap Kota Dunia
“Kami menyiapkan jaringan internet gratis dan petugas pendamping agar masyarakat yang mengalami kesulitan saat mendaftar bisa mendapatkan bantuan secara langsung,” tambah Jamal.
Ia menuturkan, setelah masa pendaftaran berakhir pada 14 Juni, panitia akan melaksanakan proses verifikasi dan validasi dokumen hingga 25 Juni 2026. Selanjutnya, hasil seleksi akan diumumkan pada 29 Juni, sementara proses daftar ulang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026.
“Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga proses penerimaan murid baru tahun ini berlangsung transparan, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tutupnya. (*)

