
batampos – Sebuah rumah warga di Kampung Abwean, RW 03/RT 03, Kelurahan Bengkong Indah, Kecamatan Bengkong, menjadi sasaran peluru nyasar yang menembus atap dan masuk ke dalam kamar saat penghuninya sedang tertidur. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (7/6) dini hari itu membuat warga sekitar sempat dilanda kekhawatiran.
Insiden tersebut terjadi di rumah Blok A Nomor 89. Penghuni rumah, Ucok, mengatakan dirinya bersama keluarga sedang beristirahat ketika mendengar suara benda yang masuk ke dalam rumah. Setelah diperiksa, mereka menemukan sebuah proyektil yang diduga peluru berada di dalam kamar.
“Kejadiannya Minggu dini hari. Pelurunya masuk lurus dari arah atas atap ke kamar kami. Saat itu kami sekeluarga sedang tidur dan posisi proyektil jatuh dekat kaki kami,” ujar Ucok saat ditemui di lokasi, Selasa (9/6).
Baca Juga: ABH Peringatkan Pencurian Meter Air di Batam, Pelanggan Diminta Waspada
Ia mengaku bersyukur tidak ada anggota keluarganya yang menjadi korban. Menurutnya, jarak proyektil dengan posisi keluarganya saat tidur cukup dekat sehingga kejadian tersebut sempat membuat mereka ketakutan.
“Takut juga sih. Kalau sedikit saja meleset mungkin bisa mengenai orang. Proyektilnya kecil dan sekarang sudah diamankan polisi,” katanya.
Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Pada Selasa (9/6) siang, personel kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti dan menelusuri asal-usul proyektil yang ditemukan di dalam rumah warga tersebut.
Agus, warga yang tinggal di sekitar lokasi, mengatakan berdasarkan penjelasan yang diterimanya dari aparat kepolisian, benda yang ditemukan diduga merupakan peluru nyasar. Ia menyebut selama kejadian tidak terdengar rentetan suara tembakan.
Baca Juga: Batam Jadi Titik Rawan PMI Nonprosedural, Menteri P2MI Bentuk Trigger Center Perlindungan Migran
“Menurut polisi peluru nyasar. Kejadiannya sekitar tiga hari lalu. Cuma satu kali tembakan. Tidak ada yang terluka, hanya pelurunya menembus rumah warga,” ujar Agus.
Kekhawatiran juga dirasakan warga lainnya. Ismiati mengaku masyarakat sempat waswas karena khawatir ada pihak yang menggunakan senjata api di sekitar lingkungan permukiman. Ia berharap kasus tersebut dapat diusut hingga tuntas agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan.
“Kami berharap ini ditangani serius. Warga sempat khawatir karena takut ada yang memegang senjata api sungguhan di sekitar sini,” kata Ismiati.
Kapolsek Bengkong, AKP Tigor Dabariba, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah pengamanan serta olah TKP. Menurutnya, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden itu.
“Benar ada kejadian tersebut dan kami telah melakukan olah TKP. Dalam kejadian ini polisi melakukan upaya pengamanan dan antisipasi. Tidak ada korban. Asal muasal peluru masih didalami oleh Satreskrim Polresta Barelang,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol M. Debby Tri Andrestian juga membenarkan bahwa pihaknya tengah menyelidiki temuan proyektil yang menembus rumah warga di Bengkong Indah tersebut.
Polisi masih mendalami sumber tembakan, jenis proyektil, serta kemungkinan jalur lintasan peluru guna mengungkap secara pasti penyebab insiden yang sempat meresahkan warga itu. (*)

