Selasa, 3 Februari 2026

ABH Pastikan Suplai Air Bersih Tak Terganggu Selama Ramadhan Hingga Lebaran

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Mobil tangki saat menyalurkan air bersih ke warga Tanjung Sengkuang Batuampar, Minggu (1/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Warga Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, yang tersebar di 14 RW, meminta agar suplai air bersih tetap mengalir lancar selama Bulan Ramadhan hingga Idul Fitri. Permintaan ini disampaikan menyusul krisis air yang sempat mereka alami dalam beberapa waktu terakhir.

‎Aspirasi warga tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah. Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, juga menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat harus menjadi prioritas utama, terlebih menjelang Ramadhan, ketika kebutuhan air dipastikan meningkat.

‎Penegasan itu disampaikan Amsakar dalam rapat bersama manajemen PT Air Batam Hilir (ABHi) dan PT Air Batam Hulu (ABHu), menyusul masih adanya sejumlah wilayah di Batam yang mengalami gangguan distribusi air.

‎“Memasuki Bulan Ramadhan, kebutuhan air masyarakat meningkat. Karena itu, suplai air harus dipastikan aman dan terlayani dengan baik di seluruh wilayah,” tegas Amsakar.

‎Ia meminta seluruh pihak terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mempercepat langkah mitigasi, agar permasalahan distribusi air tidak berlarut-larut dan tidak kembali merugikan masyarakat.

‎Menindaklanjuti arahan tersebut, operator Air Batam Hilir (ABH) menyatakan siap menjalankan langkah-langkah teknis guna menjaga kestabilan suplai air. Hal itu disampaikan oleh Ginda Alamsyah, mewakili manajemen ABH.

‎Menurut Ginda, pihaknya terus berkoordinasi secara intensif dengan BP Batam melalui Badan Usaha SPAM Batam, baik untuk menangani gangguan yang terjadi saat ini maupun sebagai langkah antisipasi ke depan.

‎“Sejumlah langkah teknis telah dan akan kami lakukan, antara lain pembuatan air valve di titik-titik tertentu, optimalisasi jalur pipa Duriangkang 1 dan 2 untuk melepaskan udara yang terperangkap dalam sistem perpipaan, serta penguatan interkoneksi pipa di wilayah-wilayah yang suplai airnya belum merata,” ujar Ginda dalam pernyataan tertulis kepada Batam Pos, Senin (2/2).

‎Selain itu, ABH juga melakukan evaluasi dan peninjauan ulang terhadap kebutuhan penambahan booster pump, khususnya di wilayah ujung jaringan dan daerah dengan elevasi tinggi yang selama ini kerap mengalami tekanan air rendah.

‎Sebagai langkah antisipasi, pelayanan air minum dalam kondisi darurat juga tetap disiapkan melalui pengiriman air menggunakan mobil tangki. Skema ini menjadi solusi sementara sambil menunggu penyelesaian teknis dan penguatan infrastruktur secara permanen.

‎“Dengan langkah-langkah tersebut, kami berharap suplai air minum di Kota Batam, khususnya menjelang Bulan Ramadhan hingga Lebaran, dapat terjaga dengan baik dan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara optimal sesuai arahan Kepala BP Batam,” kata Ginda. (*)

ReporterM. Sya’ban

Update