
batampos – Ade Saputra, Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Dumai Line 5 yang terbakar di perairan Sekupang, Rabu (8/6), akhirnya berhasil ditemukan dalam keaadaan tak bernyawa setelah hilang selama 8 hari di laut.
Kepala Kantor Basarnas Tanjungpinang melalui Danpos SAR Batam, Reza membenarkan penemuan ini. Menurutnya saat ini jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam.
“Iya, sudah ditemukan,” ujarnya, Jumat (17/6).
Mayat korban ditemukan dalam bangkai kapal yang hangus terbakar. Saat ditemukan korban sudah tak bernyawa. Bahkan, kondisinya sudah tak utuh lagi lantaran sudah delapan hari berada di dalam air.
“Saat proses pengangkatan kapal, mayat korban ditemukan dalam sudut bangkai kapal. Tubuhnya tak utuh lagi,” ucap Reza.
Diketahui, Ade Saputra bekerja sebagai crew kapal Dumai Line 5. Korban berasal dari Padang, Sumatera Barat.
Penemuan jasad Ade Saputra dibenarkan juga oleh Humas Dumai Line Group Asmadi. Menurutnya saat ini korban masih berada di kamar jenazah RSBP dan menunggu kedatangan pihak keluarga.
“Iya, semalam ditemukan. Kita masih nunggu pihak keluarga, apakah akan dimakamkan di Padang atau seperti apa kita tunggu dari keluarga,” ujarnya.
Dumai Line Group, lanjutnya, memfasilitasi penuh para korban meninggal ataupun korban luka-luka. Fasilitas pengobatan, serta gaji tetap dibayar penuh selam para korban menjalani perawatan.
“Seperti hari ini ada satu korban sudah dibolehkan pulang dan dirawat sisa dua orang lagi. Kita fasilitasi penuh semua kewajiban kami,” tutupnya. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra



