Minggu, 18 Januari 2026

ABK Tamark 02 yang Jatuh ke Laut Ditemukan Meninggal Dunia

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Evakuasi ABK Kapal Tamark 02 yang ditemukan meninggal di Perairan Tanjung Pinggir Batam oleh tim SAR gabungan.
Anggota Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad ABK Tamark 02 yang jatuh ke laut di Perairan Tanjung Pinggir, Batam, Minggu (18/1/2026) sore. F. Dok. Basarnas untuk Batam Pos

batampos – Setelah dua hari pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan anak buah kapal (ABK) Kapal Tamark 02 yang dilaporkan jatuh ke laut di Perairan Tanjung Pinggir, Batam. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (18/1/2026) sore.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Fazzli, melalui Danpos Basarnas Batam, Dedius Sembiring, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 16.50 WIB, berjarak kurang lebih satu mil laut dari titik awal korban terjatuh.

“Korban ditemukan sekitar satu mil dari lokasi awal kejadian. Saat ditemukan, korban masih dapat dikenali dan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Dedius, Minggu (18/1).

Usai ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan menggunakan alutsista laut menuju Dermaga Basarnas Batam. Selanjutnya, korban dibawa menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Sampah Liar Marak di Batam Kota, Warga Keluhkan Bau dan Minta TPS

Korban diketahui bernama Sakaria Jerianto (23). Ia dilaporkan jatuh ke laut dari Kapal Tamark 02 pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di Perairan Tanjung Pinggir, Batam.

Sebelumnya, operasi pencarian pada hari kedua diperluas hingga radius empat mil laut dari lokasi kejadian. Tim SAR mengerahkan sejumlah alutsista, di antaranya Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 Pos SAR Batam, kapal Aqua Ace, serta drone thermal untuk pemantauan dari udara.

“Kondisi cuaca cukup menantang, dengan angin kencang dan tinggi gelombang sekitar 0,5 hingga 1 meter. Namun berkat kerja sama seluruh unsur SAR, korban akhirnya berhasil ditemukan,” jelas Dedius.

Baca Juga: Dekatkan Layanan, Kemenhaj Batam Gelar Manasik Haji di Belakang Padang

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR atas insiden man overboard (MOB) Kapal Tamark 02 resmi dihentikan. Basarnas menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat yang terlibat dalam proses pencarian.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama operasi SAR berlangsung,” pungkas Dedius. (*)

Update