
batampos – Kasus aktif di Batam terusa bertambah. Sebanyak 27 orang menjalani isolasi mandiri (isoman). Sisanya, enam pasien dirawat di Rumah Sakit Awal Bros, empat pasien di Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota serta satu pasien lainnya dirawat di Rumah Sakit Soedarsono.
“Ya, kasus aktif per Senin (1/8) berjumlah 38 orang. Naik tiga kasus dibanding hari sebelumnya,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi, kemarin.
Menurutnya, sebagian besar kasus aktif ini tidak tidak memiliki penyakit bawaan atau lebih dikenal dengan komorbid. Sehingganya, mereka tidak memerlukan perawatan khusus di rumah sakit.
Bila melihat peta zonasi, kasus aktif tertinggi berada di Batam Kota dengan jumlah 21 kasus. Lalu Kecamatan Lubukbaja, Sekupang dan Nongsa masing-masing empat kasus, Seibeduk dan Bengkong dua kasus serta Sagulung satu kasus.
Secara kumulatif kasus aktif di Batam saat ini berjumlah 31.072 kasus. Dimana sebanyak 30.116 kasus dinyatakan sembuh dan 918 kasus meninggal dunia. Adapun tingkat kesembuhan saat ini sebesar 96,6 persen, tingkat kasus aktif 0,122 persen dan tingkat kematian sebesar 2,954 persen.
“Dari kumulaif kasus aktif ini sebanyak 477 kasus dinyatakan probable Omicron,” tambah Didi.
Adapun tiga kasus aktif hari ini adalah K, 67 tahun, pegawai pemerintah. Warga Perumahan Puri Selebriti ini terkonfirmasi bergejala baru dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Awal Bros. Pasien juga terkonfirmasi sudah vaksin lengkap atau booster.
Pasien kedua, karyawan swasta berusia 35 tahun, warga Perumahan Ricci Tanjung Riau. Pasien juga terkonfirmasi bergela baru dan belum divaksin. Selanjutnya, karyawan swasta berusia 20 tahun warga Kabil, Nongsa. Pasien terkonfirmasi bergejala baru dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Awal Bros. Ia juga sudah divaksin dosis pertama dan kedua. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra



