Jumat, 1 Mei 2026

Ada Dana Bergulir Rp 10,5 Miliar, Warga Batam Diminta Manfaatkan Bantuan Permodalan Daerah

Berita Terkait

Ilustrasi: Puluhan pelaku UMKM di Kota Batam mendaftar ke panggung utama Engku Putri Batam Center untuk mendapatkan BPUM. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

batampos – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Batam menggelar pertemuan bersama pelaku usaha mikro. Pertemuan ini membahas kendala dan solusi yang dihadapi pelaku usaha di Batam.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Batam, Suleman Nababan mengatakan saat ini jumlah pelaku usaha yang ikut dalam sosialisasi kemudahan dalam berusaha ada 250 orang. Mereka merupakan pelaku usaha yang mayoritas bergerak di bidang kuliner.

Dalam pertemuan ini pelaku usaha menyampaikan kendala yang dihadapi, salah satunya pajak pengiriman barang produksi UKM dari Batam keluar.

“Jadi semua persoalan ditampung dulu, dan akan dicarikan solusinya,” kata dia.

Ia mengakui di masa pandemi tidak sedikit UKM yang menutup usahanya, namun banyak yang muncul dan memanfaatkan platfom digital yang sudah ada saat ini. Kemudahan dalam berusaha ini juga mendukung pelaku usaha dalam mempertahankan usahanya.

Pemerintah berupaya mencarikan solusi yang dihadapi pelaku usaha. Salah satunya untuk permodalan. Pemerintah melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) menyediakan sedikitnya Rp 10,5 miliar melalui dana bergulir.

“Ini yang kami dorong, bagaimana pelaku usaha memanfaatkan program pemerintah ini,” sebutnya.

Bantuan permodalan ini cukup rendah bunga bila dibandingkan dengan pihak bank. Untuk setahun jumlah bunga yang dibayarkan sebesar Rp 4 persen.

Suleman menambahkan pihaknya juga membantu memfasilitasi pelaku usaha dalam mendapatkan berbagai izin. Pertama untuk izin halal yang sekarang bisa diurus di Kementerian Agama (Kemenag), nomor izin edar (BPOM), P-IRT dari Dinas Kesehatan, termasuk untuk merek yang diurus melalui Kemenkumham.

Saat ini sudah hampir 75 ribu -100 ribu pelaku usaha sudah mengantongi Nomor Izin Berusaha (NIB). Pelaku usaha bisa mengurus ini gratis melalui DPM-PTSP Batam.

“Semua proses sudah online. Kemudahan ini yang diberikan untuk mendorong majunya UKM di Batam,” sebutnya.

Suleman menyebutkan mayoritas pelaku usaha masih didominasi dengan kuliner. Kedepan pihaknya mendorong lebih banyak lagi pelaku usaha yang bertumbuh, karena mereka berperan dalam memajukan ekonomi di Kota Batam. (*)

Reporter : YULITAVIA

UPDATE