
batampos – Pasar senilai Rp 2,5 miliar di Marina, Tanjungriau, hingga kini tak kunjung difungsikan.
Padahal pasar tersebut, sudah dibangun sejak 2020 selesai di tahun yang sama. Bahkan pasar tersebut sudah diresmikan.
“Entah apa gunanya pasar ini. Terkesan buang anggaran saja, mending anggarannya buat bangun yang lain saja, malah lebih efektif saya pikir,” kata warga sekitar pasar, Samsuar, Jumat (16/2).
Warga lainnya, Djoko menilai pembangunan pasar ini hanya terkesan buang anggaran. Dimana dalam pembangunan pasar pemerintah pusat tidak melibatkan masyarakat.
Baca Juga: Ada Arena Judi Sabung Ayam di Marina
“Ini kami gak tau, tiba-tiba dibangun pasar. Padahal disini udah banyak pasar yang berdiri. Kayak dipaksakan gitu, ” ujarnya.
Selain itu, lokasinya yang berada di tengah hutan. Banyak masyarakat yang tidak mengetahui keberadaan pasar bantuan program kementerian tersebut.
Bahkan untuk sampai ke Pasar Rakyat Wan Sri Beni ini, harus melewati jalan tanah.
“Sudah macam pasar hantu saja. Setahu saya sejak pertama kali selesai dibangun tak pernah diisi oleh pedagang. Lagian siapa juga yang mau berjualan di pasar tersebut,” ucap Djoko.
Untuk sampai ke pasar ini, warga harus masuk ke gerbang Perumahan Kota Mas Marina. Dari jalan Marina City ke Pasar Wan Sri Beni, jaraknya sekitar 800 meter. Di bagian atas pasar tertulis Pasar Wan Sri Beni dan Kementerian Perdagangan.
Baca Juga: Warga Berharap Ada Pelebaran Jalan di Marina City
Lurah Tanjung Riau, Syamsudin, membenarkan, Pasar Rakyat Wan Sri Beni ini belum pernah difungsikan. Ia mengaku, sudah pernah membahas pasar tersebut dengan pemerintah daerah, hanya saja disana belum ada akses jalan dan penerangan.
“Belum (difungsikan). Kami harus masukan jalan dulu, terus air juga harus ada begitu juga dengan penerangan. Intinya kami siap jika butuh penggerak, kita bersama warga siap,” ujarnya.
Syamsudin mengatakan, jika fasilitas ini sudah memadai, maka untuk tahap pertama ada rencana mengarahkan agar pasar itu dipancing dulu untuk diisi pedagang pasar kaget. Sehingga masyarakat Marina dan sekitarnya bisa tau disana ada pasar.
“Ini rencana kami, cuma sampai sekarang belum ada informasi lanjutan mengenai akses jalan dan penerangan ini. Intinya kami menunggu dan menjalankan saja bila diminta, ” tuturnya. (*)
Reporter: RENGGA YULIANDRA



