Rabu, 7 Januari 2026

Adopsi Identitas Digital Batam Masih 5-7 Persen

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi.

batampos – Transformasi layanan administrasi kependudukan di Kota Batam melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD) masih menemui tantangan. Meski pemerintah daerah mendorong percepatan digitalisasi, tingkat adopsi IKD di Batam saat ini baru berada pada kisaran 5-7 persen.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam, Sri Miranthy Adisthy, mengatakan, rendahnya angka tersebut menunjukkan perlunya sosialisasi yang lebih masif agar warga memahami manfaat dan keamanan penggunaan identitas digital.

“Jumlah pastinya sedang didata, tapi persentasenya masih 5 sampai 7 persen,” katanya, Kamis (27/11).

Dia menyebut, peralihan dari e-KTP menuju IKD merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Ia menggambarkan perubahan ini sebagai proses “naik kelas” menuju ekosistem digital yang lebih aman dan efisien. “Kita tadinya ada e-KTP, sekarang kita akan naik kelas ke IKD,” tambahnya.

Salah satu keunggulan IKD adalah kemudahan mobilitas bagi masyarakat. Warga tidak lagi harus khawatir lupa membawa KTP fisik ketika melakukan layanan administrasi maupun transaksi pelayanan publik lainnya.

Selain memudahkan akses, Adis mengatakan, bahwa penyimpanan identitas dalam bentuk digital memberikan proteksi lebih baik terhadap kerahasiaan data pribadi warga. Sistem ini dirancang untuk meminimalkan risiko penyalahgunaan informasi kependudukan.

Namun demikian, implementasi di lapangan masih membutuhkan waktu. Disdukcapil Batam hingga kini menunggu aturan teknis dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta pembahasan Pansus Perda yang akan menjadi dasar operasional penuh sistem tersebut.

Kondisi ini membuat ekosistem layanan IKD belum berjalan sepenuhnya optimal. Meski begitu, Sri menyampaikan komitmen instansinya untuk memastikan warga mendapatkan kemudahan saat proses transisi berlangsung.

Adis berharap, masyarakat tidak ragu beralih karena sistem telah dirancang lebih aman dan adaptif dengan kebutuhan zaman.

“Kami mengimbau seluruh warga Batam, ayo sama-sama. Sekarang sudah zaman digital, keamanannya juga lebih terjaga. Mohon dukungan dan atensinya,” ujar dia.

Sebagai pejabat baru, Adis juga menggarisbawahi pesan pimpinan daerah agar layanan adminduk di Batam bergerak cepat dan responsif. (*)

Reporter: Arjuna

Update