
batampos – Keluhan mengenai kualitas air bersih muncul dari warga Perumahan Taman Laguna Indah pada Senin (16/3) pagi ini. Air yang mengalir ke rumah pelanggan dilaporkan dalam kondisi keruh sejak sekitar pukul 05.00 hingga pukul 07.30 WIB.
Seorang pelanggan yang tinggal di Blok F menyampaikan laporan tersebut melalui pesan kepada petugas layanan pelanggan. Dalam pesannya, warga meminta agar keluhan tersebut segera diteruskan kepada petugas teknis karena air yang mengalir dinilai tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Respons Cepat ABH langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan jaringan distribusi. Tim melakukan pengecekan pada sambungan pipa di area perumahan serta melakukan penanganan teknis ringan pada jaringan yang diduga menjadi penyebab gangguan kualitas air.
Petugas lapangan menjelaskan bahwa kondisi air keruh umumnya terjadi akibat endapan sedimen yang terbawa aliran ketika tekanan air di jaringan berubah, misalnya setelah proses distribusi kembali normal atau setelah dilakukan pembukaan katup jaringan.
“Dalam kondisi tertentu, perubahan tekanan dapat mengangkat endapan di dalam pipa distribusi sehingga air yang keluar sementara terlihat keruh. Biasanya setelah dilakukan flushing atau penyesuaian aliran, kondisi air kembali normal,” jelas salah satu petugas teknis di lokasi .
Setelah dilakukan pengecekan dan penanganan, aliran air di kawasan tersebut dilaporkan kembali jernih dan dapat digunakan seperti biasa oleh pelanggan.
Respons cepat terhadap laporan pelanggan menjadi bagian dari prosedur pelayanan untuk memastikan distribusi air bersih tetap memenuhi standar kualitas dan keamanan bagi masyarakat. Selain itu, pelanggan juga diimbau segera melaporkan jika menemukan perubahan warna, bau, atau tekanan air agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. (*)



