Sabtu, 31 Januari 2026

AJI Gelar UKJ Semi Hybrid Pertama di Indonesia

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Peserta UKJ AJI Batam mengikuti ujian secara hybrid di Aston Hotel Batam, Sabtu (12/2/2022). Foto: Dokumentasi AJI Batam

batampos – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menggelar uji kompetensi jurnalis (UKJ) pada Sabtu (12/2/2022) dan Minggu (13/2/2022) di Hotel Aston, Pelita, Batam.

Sebanyak 18 jurnalis mengikuti ujian. UKJ ke-65 ini berhasil dilaksanakan berkat kerja sama dengan Kedutaan Besar Australia. Sebelum digelar UKJ ini, ada kegiatan workshop dengan tema etik dan profesionalisme.

Workshop ini digelar secara daring. Etik dan profesionalisme adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari kerja-kerja jurnalistik,” kata Ketua AJI Indonesia, Sasmito Madrim.

Dua hal ini, kata Sasmito, untuk menjaga jurnalis tidak terjerumus dan terjebak malpraktik. Apalagi di era digital.

“Memang era digital memberikan kemudahan kerja-kerja jurnalis, di sisi lain juga membuat kita harus meningkatkan kompetensi untuk mengimbangi dan menjawab tantangan di era digital ini,” ujarnya.

Sementara Emma Bourke dari kedutaan Besar Australia, mengatakan, workshop dan UKJ ini, dapat meningkatkan kapabilitas jurnalis.

”Kami sangat senang saat AJI mengatakan akan kembali menggelar workshop dan UKJ di Batam, Kepulauan Riau,” ucapnya.

Sistem UKJ berbasis Learning Management System (LMS), menjadi terobosan terbaru. Ia mengatakan, LMS ini adalah contoh nyata dari kemajuan teknologi dalam jurnalisme.

”Kami masih ingat saat AJI Indonesia datang tahun lalu membawa ide cemerlang tentang LMS, dan kami dengan senang hati mendukungnya,”
kata Emma.

Dalam workshop menghadirkan beberapa pembicara yang kompeten, Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers Arif Zulkifli dan Direktur LBH Pers Padang, Aulia Rizal.

Sedangkan penguji dalam UKJ semi hybrid ini, Hasudungan Sirait, salah seorang pelaku sejarah terbentuknya AJI dan penandatangan deklarasi Sinargalih. Lalu juga ada, Budisantoso Budiman, Hendra Makmur dan Sunarti Sain.(*)

Reporter: Fiska Juanda

Update