
batampos – Gedung Puskesmas Sungai Pelenggut di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, telah rampung dibangun. Namun, hingga kini fasilitas layanan kesehatan tersebut belum juga difungsikan.
Hal ini menimbulkan pertanyaan warga, terutama mereka yang berdomisili di Kelurahan Sungai Pelenggut. Mereka mendesak agar pemerintah segera mengaktifkan puskesmas tersebut demi pemerataan layanan kesehatan.
Kelurahan Sungai Pelenggut termasuk salah satu wilayah dengan jumlah penduduk cukup padat. Sayangnya, hingga kini warga masih harus mengakses pelayanan kesehatan ke kelurahan lain, seperti ke Puskesmas Sungai Langkai atau Puskesmas Sungai Lekop.
Kedua puskesmas itu merupakan fasilitas kesehatan yang aktif di Kecamatan Sagulung dan sudah cukup kewalahan menampung pasien.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pengeroyokan Ketua PWI Batam, Polresta Barelang Gelar Perkara
Solihin, warga Sungai Pelenggut, mengungkapkan keluhannya. Ia mengatakan sering kali harus mengantre lama dan menempuh jarak yang cukup jauh hanya untuk mendapatkan pelayanan dasar. “Kami harus ke puskesmas di kelurahan lain. Jauh dan antreannya panjang. Kalau yang di sini cepat dibuka, kami sangat terbantu,” tuturnya, Senin (23/6).
Desakan serupa juga datang dari tokoh masyarakat setempat yang menilai pemerintah terkesan lamban dalam mengoperasikan fasilitas yang sudah dibangun. Mereka menilai penundaan pembukaan puskesmas ini memperburuk akses masyarakat terhadap layanan kesehatan primer, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmajardi, menyampaikan bahwa Puskesmas Sungai Pelenggut belum bisa beroperasi karena masih dalam proses pengadaan alat kesehatan dan perlengkapan penunjang lainnya. “Karena sisa waktu di tahun ini kita gunakan untuk pengadaan alkes. Untuk gedung sudah selesai dibangun,” ujarnya.
Didi memastikan bahwa puskesmas tersebut akan mulai beroperasi pada awal tahun depan. Ia menyebut seluruh proses administratif dan pengadaan barang akan diselesaikan dalam beberapa bulan ke depan, sehingga tidak ada lagi hambatan untuk membuka layanan kesehatan di lokasi tersebut.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Gudang Limbah B3 di Kawasan PT Desa Air Kargo Kabil
Sementara itu, Camat Sagulung, M Hafiz Rozie, mengakui beban dua puskesmas yang ada saat ini sudah terlalu berat. Ia menyebut pihaknya juga telah mengusulkan pembangunan satu puskesmas tambahan di Kelurahan Tembesi. “Lahan untuk puskesmas di Tembesi sudah tersedia, tinggal menunggu persetujuan. Kami harap ini segera terealisasi,” katanya.
Sagulung merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak di Kota Batam. Padatnya penduduk diikuti dengan tingginya kebutuhan akan layanan kesehatan. Oleh karena itu, keberadaan puskesmas tambahan menjadi kebutuhan mendesak untuk menjamin pelayanan kesehatan yang merata dan cepat.
Masyarakat berharap janji pemerintah untuk mengoperasikan Puskesmas Sungai Pelenggut tidak molor lagi. Mereka juga mendorong agar pembangunan puskesmas tambahan di Tembesi bisa dipercepat guna meringankan beban dua puskesmas yang saat ini menjadi tumpuan. (*)
Reporter: Eusebius Sara



