Selasa, 7 April 2026

Aksi Balap Liar Resahkan Warga Sekupang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi balap liar.

batampos – Aksi balap liar yang dilakukan sekelompok remaja di Jalan RE Martadinata, Sekupang, meresahkan warga. Aktivitas tersebut kerap terjadi hampir setiap hari, terutama pada sore hingga malam hari saat arus lalu lintas masih ramai.

Warga menyebut para remaja memanfaatkan ruas jalan lurus setelah traffic light untuk memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Kondisi itu dinilai membahayakan pengguna jalan lain dan berpotensi memicu kecelakaan.

Citra, warga Sei Harapan, mengatakan aksi balap liar tersebut sudah berlangsung cukup lama dan semakin nekat karena dilakukan di tengah keramaian.

Baca Juga: Berbahaya, Disdik Batam Ingatkan Orang Tua Soal Larangan Anak Bawa Motor

“Anak-anak ini sudah sangat meresahkan. Mereka balapan saat jalan masih ramai, padahal bisa membahayakan pengendara lain,” ujarnya, Senin (6/4).

Menurutnya, para pelaku sebagian besar masih berusia remaja. Ia khawatir aksi tersebut berujung kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan lain.

“Mereka masih kecil-kecil. Kalau sampai menabrak orang lain tentu sangat berbahaya,” katanya.

Citra mengaku sudah beberapa kali menegur para remaja tersebut. Namun teguran itu justru tidak dihiraukan.

“Kalau ditegur malah semakin ngebut dan terkesan mengejek,” ungkapnya.

Selain di Jalan RE Martadinata, warga juga menyebut kawasan jalan lurus di Hutan Mata Kucing kerap dijadikan lokasi tongkrongan sekaligus arena balap liar oleh para remaja.

Baca Juga: Harga Avtur Naik 70 Persen, Maskapai Tunggu Keputusan Manajemen Soal Tiket

Warga berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas agar aksi serupa tidak terus berulang.

“Harus ditindak dan dibina sebelum terjadi kecelakaan,” kata Citra.

Menanggapi keluhan warga, Kasat Samapta Polresta Barelang, AKP Satri Putra mengatakan pihaknya akan mengerahkan patroli ke lokasi-lokasi yang kerap digunakan untuk balap liar.

“Patroli akan kami kerahkan untuk menindak para pelaku balap liar,” ujarnya. (*)

UPDATE