Rabu, 8 April 2026

Aksi Pencurian Fasilitas Umum Harus Menjadi Atensi Kepolisian

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Aksi pencurian fasilitas umum di Kota Batam semakin marak. Terbaru kabel incoming milik PLN yang mengakibatkan 30 tiang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah jalan protokol padam. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Aksi pencurian fasilitas umum di Kota Batam harus menjadi atensi pihak kepolisian. Hal itu dikarenakan dalam beberapa bulan belakangan banyak fasilitas umum yang dicuri.

Di antaranya, tutup drainase, penutup bak kontrol IPAL, hingga kabel incoming milik PLN yang mengakibatkan 30 tiang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah jalan protokol padam.

Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Arlon Veristo, tidak menyangka atas kehilangan fasilitas umum itu, terutama tutup drainase yang berada di sepanjang Jalan Engku Putri. Sebab, tutup drainase yang berada di depan gedung DPRD itu ditempat keramaian.

“Ini daerah perkantoran yang cukup ramai. Tidak hanya siang, malam pun juga ramai di sana lalu lalang,” katanya.

Apalagi lanjut Arlon, di sekitaran hilangnya tutup drainase itu juga ada anggota Satpol PP yang berjaga siang dan malam. Ia pun berharap, pihak kepolisian segera mengungkap kasus pencurian ini secepatnya.

“Bikin malu juga itu. Kita minta pihak kepolisian mengusut dan mencari pelakunya. Ini sudah mencoreng. Kita minta kepolisian agar kasus ini menjadi atensi mereka,” tutupnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Kota Batam lainnya, Rohaizat mengaku miris dengan banyaknya fasilitas yang hilang dicuri. Dirinya sangat menyayangkan kejadian seperti ini terus terjadi.

“Kabarnya kehilangan tutup drainase itu tidak terekam CCTv,” katanya.

Untuk itu, atas kejadian ini ia meminta Pemko Batam lebih banyak melakukan pengadaan CCTv dibeberapa tempat publik. Terutama ditempat-tempat yang rawan menjadi aksi pencurian.

Sehingga, kejadian pencurian ini bisa segera terungkap dan mencegah aksi serupa terulang kembali.

“Sepertinya sudah keras sekali hidup di Batam ya. Sampai-sampai kabel PJU bisa hilang,” katanya.

Anggota DPRD Batam yang membidangi sarana dan prasarana itu berharap, Pemko Batam dapat menjaga seluruh aset-aset pemerintah dengan baik. Kejadian serupa diharapkan tak terulang kembali dikemudian hari.

Untuk beberapa tutup drainase yang hilang, terutama di depan Kantor DPRD agar segera ditutup. Karena hal itu tentunya akan sangat membahayakan terutama bagi pejalan kaki.

“Harus sesegera mungkin. Karena miris juga. Depan kantor DPRD dan di seberang Kantor wali kota, drainase kayak gitu,” imbuhnya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

UPDATE