Jumat, 3 April 2026

Aktivis Akar Bumi Ajak Perusahaan Muka Kuning Tanam Mangrove

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Deputi Manager PT. NPCB, Kusno Kasdi menanam pohon mangrove di di hutan lindung Sei Beduk, Rabu (15/12). Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Komunitas aktivis Akar Bumi Indonesia terus menggalakkan penghijauan lingkungan didaerah Piayu.

Berbagai cara dilakukan mereka, mulai penanaman hingga perawatan pohon mangrove. Alhasil, kawasan Sei Beduk pun saat ini disulap menjadi kawasan hijau.

Melakukan penanaman mangrove, komunitas aktivis lingkungan ini kerap melibatkan masyarakat setempat, kali ini pihaknya mengajak para karyawan perusahaan PT Nok untuk terjun langsung menanam pohon bakau itu.

PT. NOK Precision Component Batam (NPCB) melalui Corporate Social Responsibility (CSR) nya ikut menanam 100 bibit pohon Mangrove bersama dengan aktivis lingkungan hidup Akar Bhumi Indonesia (ABI) di hutan lindung Sei Beduk, Rabu (15/12).

Tidak hanya menanam mangrove, dalam kegiatan kali ini PT NPCB bersama aktivis akar bumi juga mengadakan kegiatan bersih-bersih sampah di sepanjang lokasi penanaman pohon Mangrove tersebut.

Perlu diketahui, sebelum kegiatan penanaman berlangsung, akibat angin musim utara dan pasang air yang tinggi di lokasi penanaman penuh dengan limbah sampah plastik rumah tangga yang terbawa arus pasang air.

Deputi Manager PT. NPCB, Kusno Kasdi, mengatakan, setelah turun dan melihat langsung bagaimana ekosistem pohon Mangrove di lokasi ia baru sadar bahwa untuk menanam satu pohon mangrove tidaklah mudah, butuh effort yang lebih apalagi untuk memastikan pohon tersebut tetap hidup usai di tanam.

“Jadi kedatangan kami di sini betul-betul membuka mata kami bahwa selama ini kita sebagai warga Batam khususnya hanya menikmati saja tanpa mengetahui betapa sulitnya untuk menjaga pohon tersebut untuk hidup ditengah ancaman deforestasi dan yang lain-lain,” ungkapnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh aktivis lingkungan hidup ABI yang tetap mempertahankan idealismenya terhadap lingkungan di Batam patut sangat diapresiasi dan didukung oleh semua pihak.

“Sebagai warga Batam yang hanya bisa menikmati dan tidak bisa memahami ini. Saya sebagai perwakilan dari PT NPCB berserta seluruh jajaran sangat mengapresiasi sekali teman-teman ABI atas kepeduliannya terhadap kelestarian dan menjaga lingkungan di Batam,” ungkapnya.

Ia pun berharap kedepannya demi menjaga masa depan generasi yang akan datang ia akan mengajak karyawan PT Nok untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Aktivitas lingkungan hidup, Shafik, menyebutkan penanaman mangrove di Batam dalam beberapa tahun terakhir menjadi perhatian bersama.

“Salah satu program penghijauan kembali, Batam sudah menjadi atensi bersama. Pihaknya menjadikan isu lingkungan lebih penting diatas kepentingan investasi,” ujarnya.

Intuk itu, kata dia pihaknya gencar mengajak semua elemen untuk kembali menggalakkan penghijauan lingkungan.

Reporter: Rengga Yuliandra

UPDATE