
batampos – Persoalan krisis air bersih yang melanda wilayah Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, hingga kini masih menjadi perhatian serius pemerintah. Gangguan suplai air yang berlangsung dalam waktu panjang membuat masyarakat bergantung pada pendistribusian air menggunakan mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Memasuki hari ke-38 penanganan krisis air, pemerintah melalui PT ABH terus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak. Pendistribusian dilakukan secara rutin guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi meski layanan air utama belum sepenuhnya normal.
Dari awal penanganan, untuk menjamin kelancaran proses tersebut, personel Polsek Batu Ampar terus melaksanakan pengamanan distribusi air bersih. Kegiatan pengamanan berada di bawah tanggung jawab Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah dengan melibatkan tujuh personel yang dipimpin Ipda Agustinus Manulang, selaku Perwira Pengendali.
Berdasarkan data distribusi terbaru, kebutuhan air bersih di Kelurahan Tanjung Sengkuang tercatat sebanyak 119 trip mobil tangki. Hingga kini, realisasi distribusi telah mencapai 116 trip yang tersebar di sejumlah RW, menunjukkan bahwa kebutuhan air warga masih mampu terpenuhi melalui skema distribusi darurat tersebut.
Sementara itu, di Kelurahan Batu Merah, seluruh kebutuhan air bersih sebanyak 28 trip mobil tangki berhasil disalurkan secara penuh kepada masyarakat terdampak. Distribusi yang berjalan stabil ini membantu menjaga aktivitas warga tetap berlangsung normal di tengah krisis air.
Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah mengatakan pihaknya akan terus hadir mengawal proses pendistribusian hingga kondisi suplai air kembali normal. “Kami memastikan kegiatan distribusi berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran sehingga masyarakat tetap mendapatkan pasokan air bersih yang dibutuhkan,” ujarnya.(*)



