Sabtu, 14 Maret 2026

Alur Sungai di Marina Ditimbun Untuk Proyek Perumahan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi truk pengangkut tanah. (Dok.Batampos)

batampos – Pemukiman di wilayah Marina rawan banjir. Selama musim hujan ini air sering naik sampai ke pemukiman warga. Penyebabnya adalah sungai panjang yang menjadi drainase induk dari pemukiman di Marina yang semakin sempit akibat proyek pematangan lahan untuk perumahan.

Sungai yang semula lebarnya lebih dari lapangan sepak bola terus ditimbun hingga saat ini. Kawasan hutan bakau telah berubah jadi hamparan lahan siap pakai.

Jhoni, toko masyarakat di Marina menuturkan, sebelum alur sungai tersebut dipersempit pemukiman di Marina bebas dari banjir. Jikapun banjir itu hanya terjadi saat intensitas hujan yang sangat deras.

“Dulu jarang banjir. Tak pernah air naik sampai ke perumahan. Sekarang parah. Hujan sedikit saja air naik sampai ke rumah,” ujarnya.

Arif, warga lainnya menuturkan, air dari berbagai pemukiman di Marina mengalir ke satu arah yakni ke lokasi sungai panjang yang dipersempit tadi. Debit air yang cukup besar dari pemukiman semakin sulit menembus lokasi sungai karena selain dipersempit juga dihalangi oleh air laut pasang. Ini terjadi semenjak adanya proyek pematangan lahan di sekitar lokasi sungai panjang tadi.

“Hampir semua sungai ditimbun untuk proyek perumahan itu. Truk tanah yang datang dari berbagai arah itu untuk penimbunan sungai tadi. Sudah rusak parah sungai itu. Hutan bakau juga hancur semua,” ujar Arif.

Warga berharap agar ini diperhatikan instansi terkait supaya tidak bertambah parah kerusakan lingkungan sungai kedepannya. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

SALAM RAMADAN