
F. Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memberikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam atas capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir yang meningkat signifikan sepanjang tahun 2025.
PAD parkir pada 2025 tercatat mencapai Rp15 miliar, naik drastis dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebesar Rp11 miliar. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari upaya pembenahan tata kelola parkir di Kota Batam.
Apresiasi tersebut disampaikan Amsakar dalam kegiatan pemasangan rompi juru parkir (jukir) oleh Pemerintah Kota Batam melalui Dishub Kota Batam yang digelar pada Selasa (30/12) pagi di halaman Kantor Dishub Kota Batam.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam. “Acara ini dihadiri Forkopimda lengkap, kecuali acara formal pemerintah. Artinya, di mata Forkopimda, Bapak dan Ibu sekalian juga penting,” ujar Amsakar di hadapan 539 juru parkir se-Kota Batam.
Baca Juga: Empat Bus Sekolah Gratis untuk Hinterland, 593 Juru Parkir Dapat Rompi Kerja
Amsakar menegaskan, capaian tersebut selaras dengan salah satu misi Pemerintah Kota Batam, yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.
Menurutnya, tata kelola yang baik harus dimulai dari mental aparatur serta didukung penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
“Juru parkir ini adalah garda terdepan dalam konteks mendapatkan pendapatan asli daerah dari sektor parkir,” katanya.
Ia juga menyinggung bahwa dalam pengelolaan parkir selama ini masih kerap terjadi kebocoran. Menurut Amsakar, kebocoran tersebut tidak lepas dari persoalan sikap dan mental yang belum sepenuhnya dibenahi.
“Kita belum secara serius membenahi itu. Padahal visi kami adalah membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” ujarnya.
Melalui pembagian atribut baru, Pemko Batam berupaya memberikan apresiasi kepada para juru parkir atas kerja keras mereka dalam menyumbang pendapatan daerah.
Amsakar berharap, pemberian rompi dan perlengkapan baru tersebut diikuti oleh peningkatan kinerja dan kedisiplinan.
“Saya berharap ke depan beberapa kelemahan dalam tata kelola ini bisa diperbaiki oleh Pak Kadis,” tegasnya.
Baca Juga: Kasus Kriminal di Batam Selama 2025: Didominasi Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan
Menindaklanjuti keluhan juru parkir terkait kondisi rompi lama yang sudah tidak layak, Pemko Batam secara resmi mengganti rompi bagi 539 juru parkir.
“Supaya keren di lapangan nanti,” ucap Amsakar yang disambut tepuk tangan para juru parkir.
Ia menekankan bahwa peningkatan fasilitas harus sejalan dengan tanggung jawab dan kinerja yang lebih baik. Amsakar mengaku bersyukur dan bangga atas peningkatan PAD dari sektor parkir yang dinilai sangat signifikan.
“Pak Leo, saya bahagia karena dari Rp11 miliar menjadi Rp15 miliar. Lebih dari Rp3 miliar peningkatannya selama Anda diberikan amanah memimpin Dinas Perhubungan,” ujar
Amsakar sembari memberikan apresiasi kepada Kepala Dishub Kota Batam, Leo Putra, yang disambut tepuk tangan meriah.
Menurut Amsakar, potensi pendapatan dari sektor parkir masih sangat besar jika dikelola secara optimal. Dengan jumlah kendaraan yang terus meningkat dan sistem parkir berlangganan, target PAD dinilai masih bisa ditingkatkan.
“Kalau kita punya target Rp20 miliar, mudah-mudahan secara ideal target itu bisa mendekati tercapai. Tapi saya tetap mengapresiasi karena ada peningkatan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya,” katanya.
Ia mengajak seluruh jajaran Dishub dan para juru parkir untuk terus melakukan pembenahan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Sejarah akan mencatat kinerja yang luar biasa dan terobosan yang luar biasa,” ujarnya.
Amsakar menilai Dishub Kota Batam saat ini telah memiliki semangat untuk melakukan berbagai terobosan dalam peningkatan kinerja. Ia pun mengingatkan seluruh pihak agar bekerja dengan mengedepankan kepentingan daerah.
“Berhenti bekerja untuk kepentingan personal atau pribadi. Dahulukan kepentingan daerah, bangsa, dan negara,” kata dia. (*)



