Rabu, 14 Januari 2026

Amsakar Arahkan Pembangunan Batam Dalam 3 Pilar

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. F. M. Sya’ban/Batam Pos.

batampos – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, merangkum arah pembangunan kota ini dalam tiga rumus sederhana namun fundamental.

Tiga prinsip tersebut, yakni mengadakan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan yang masih termarginalisasi. Itu disebutnya sebagai panduan utama yang memastikan pembangunan berjalan pada relnya.

Amsakar menjelaskan, pembangunan tidak harus dipahami melalui definisi teknokratis yang panjang. Intinya, kata dia, pemerintah wajib menghadirkan fasilitas dan layanan yang belum tersedia, memperbaiki atau menambah kapasitas yang sudah ada, serta menguatkan kelompok masyarakat yang belum berdaya.

“Kalau tiga hal itu dilakukan, berarti sudah berjalan pada relnya,” katanya, Rabu (7/1).

Baca Juga: Sidang Kebakaran Kapal Federal II: Saksi Ungkap Sumber Api dan Proses Evakuasi

Salah satu contoh konkret penerapan prinsip tersebut ialah pembangunan infrastruktur pendidikan. Ketika jumlah penduduk bertambah, fasilitas pendidikan harus ikut menyesuaikan.

“Kalau kemarin tiga lokal, sekarang karena ada percuma penduduk harus menjadi lima lokal. Itu meningkatkan yang sudah ada,” katanya.

Ia sebut, pembangunan bukan sekadar memunculkan proyek baru, tapi juga memastikan peningkatan kualitas layanan publik secara berkelanjutan. Baik penambahan sarana maupun pemberdayaan sosial merupakan bagian integral dari proses pembangunan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Di luar aspek fisik, Amsakar mengaku paling bahagia melihat indikator sosial Batam terus membaik. Angka kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang menurun menjadi alasan utama optimisme tersebut. Capaian itu disebutnya sebagai bukti bahwa arah pembangunan yang dicanangkan pemerintah memberikan hasil nyata.

Menurut Amsakar, penurunan kemiskinan dan pengangguran bukan sekadar statistik, tetapi menandakan bahwa pembangunan Batam menyentuh kelompok yang seharusnya menjadi prioritas.

“Di antara banyak capaian kita, saya paling bahagia ketika angka kemiskinan menurun, TPT menurun,” ujar dia.

Baca Juga: Pemko Batam Perkuat Identitas Melayu Lewat Regulasi, Infrastruktur, hingga Taman Budaya

Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran atau jumlah proyek, melainkan dari sejauh mana pembangunan itu mampu memberdayakan masyarakat secara langsung. Karena itu, tiga pilar pembangunan yang ia rumuskan diharapkan menjadi pegangan bagi seluruh perangkat daerah dalam merancang program.

“Proses pembangunan itu disusun secara terencana dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sehingga melahirkan skala prioritas. “Tapi kalau mau disederhanakan, prinsipnya hanya tiga: mengadakan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, memberdayakan yang belum berdaya,” kata dia.

Dengan tiga rumus tersebut, Amsakar berharap pembangunan Batam terus bergerak konsisten, terukur, dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat. (*)

ReporterArjuna

Update