Sabtu, 10 Januari 2026

Amsakar-Li Claudia Turun ke Kelurahan, Pastikan Usulan Warga Masuk Skala Prioritas

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wali Kota Amsakar Achmad saat menghadiri Musrenbang Kelurahan Tembesi yang digelar di Aula Masjid Al-Amin, Rabu (7/1).

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di sejumlah kelurahan. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari upaya Pemko Batam untuk memastikan proses perencanaan pembangunan berjalan partisipatif serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.

Pada Rabu (7/1) malam, Amsakar menghadiri Musrenbang Kelurahan Tembesi yang digelar di Aula Masjid Al-Amin. Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi kesiapan Kelurahan Tembesi yang telah lebih dulu melaksanakan pra-musrenbang, termasuk kesepakatan para tokoh masyarakat dalam menentukan usulan prioritas sebelum dibawa ke tingkat kecamatan.

“Saya bersyukur karena Tembesi sudah melaksanakan pra-Musrenbang dan para tokoh masyarakat telah sepakat menyusun usulan prioritas yang akan dibawa ke Musrenbang kecamatan,” katanya.

Baca Juga: Keluhan Warga Tanjung Sengkuang Memuncak, Amsakar Minta Distribusi Air Segera Dipulihkan

Ia menyebut, seluruh usulan warga akan dibahas secara menyeluruh dan disusun berdasarkan pertimbangan objektif. “Apa pun yang diusulkan tentu akan kita bahas, kemudian ditetapkan dalam skala prioritas agar keputusan yang diambil benar-benar didasarkan pada asas kemaslahatan,” tambahnya.

Prioritas pembangunan tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya usulan, melainkan oleh besarnya manfaat yang akan diterima masyarakat luas.

“Ketika ada dua usulan yang sama-sama penting, maka dahulukan yang memberikan kemaslahatan lebih besar,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, dia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kota Batam atas solidaritas dalam membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia memastikan bahwa dirinya bersama Li Claudia dan unsur Forkopimda akan berangkat langsung menyerahkan bantuan tersebut sebagai bentuk empati dan pertanggungjawaban moral.

Di hari yang sama, Amsakar dan Li Claudia juga hadir dalam Musrenbang Kelurahan Sukajadi yang digelar di Hotel Harmoni One serta Musrenbang Kelurahan Teluk Tering di fasilitas umum Perumahan Citra Batam, Kecamatan Batamkota.

Di hadapan peserta Musrenbang, Amsakar menjelaskan bahwa sistem perencanaan pembangunan nasional terdiri dari sejumlah tahapan yang saling terkait, mulai dari penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), rencana kerja pemerintah daerah, pra-musrenbang, hingga rancangan awal yang melibatkan partisipasi warga.

“Proses ini kemudian berlanjut ke Musrenbang tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota. Dari seluruh tahapan tersebut, hanya usulan yang benar-benar prioritas dan paling dibutuhkan masyarakat yang akan dijadikan program pembangunan,” katanya.

Baca Juga: Cuaca Kurang Bersahabat, Begini Kondisi Pelayaran Ferry Batam–Singapura dan Malaysia

Dia mendorong masyarakat untuk aktif menyampaikan aspirasi agar organisasi perangkat daerah (OPD) dapat memilah program secara tepat sasaran.

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turut menegaskan bahwa Musrenbang sebagai forum sinkronisasi antara kebutuhan masyarakat dan arah kebijakan daerah. Menurutnya, Musrenbang tidak boleh dianggap sebagai agenda seremonial semata.

“Musrenbang ini bukan hanya datang, duduk, lalu selesai. Forum ini sangat penting agar perencanaan pembangunan benar-benar sejalan dengan visi dan misi Kota Batam,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, hingga warga, sangat dibutuhkan untuk mendorong percepatan pembangunan Batam. “Kalau kita ingin membuat lompatan ke depan, yang diperlukan adalah kolaborasi dan sinergi bersama,” lanjutnya. (*)

Update