
batampos – Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, meminta seluruh jajaran pemerintah daerah hingga di tingkat kelurahan untuk meningkatkan kewaspadaan dan langkah mitigasi menghadapi potensi bencana alam di tengah cuaca ekstrem pada bulan Desember.
Ia menyampaikan, berdasarkan paparan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Batam saat ini tak termasuk dalam zona merah bencana. Titik-titik rawan yang dipetakan BMKG berada di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Dari paparan BMKG, titik merah itu berada di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Alhamdulillah, zona tersebut tidak sampai ke Batam,” katanya, Rabu (17/12).
Baca Juga: Sepekan, Batam Berpotensi Hujan
Meski demikian, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, mengingat tingginya curah hujan yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi. Setelah menggelar rapat bersama seluruh OPD, dirinya telah menginstruksikan camat dan lurah untuk melakukan langkah-langkah mitigasi secara dini.
“Kita perlu mempertimbangkan cuaca ekstrem di Desember ini, terutama curah hujan. Karena itu, saya sampaikan kepada camat dan lurah agar melakukan mitigasi terhadap kemungkinan bencana, khususnya banjir dan longsor,” ujar Amsakar.
Sebagai langkah konkret, dia meminta aparatur wilayah seperti camat dan lurat untuk menggiatkan gotong royong massal, terutama dalam pembenahan dan pembersihan saluran drainase guna meminimalkan risiko genangan air.
Baca Juga: Musim Hujan, Dinkes Batam Imbau Warga Gencarkan PSN 3M Plus
Selain banjir akibat hujan, ada potensi banjir rob yang dapat terjadi akibat pasang air laut yang berbarengan dengan curah hujan tinggi. Amsakar pun mengamininya.
“Yang juga perlu kita cermati adalah banjir rob. Ini banjir yang disebabkan arus pasang naik ditambah curah hujan tinggi sehingga air menggenang. Ini menjadi perhatian kita bersama,” katanya.
Ia berharap, berbagai langkah mitigasi yang dilakukan dapat mencegah terjadinya bencana, sembari mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan.
“Kita berharap dan berdoa semoga banjir rob maupun bencana lainnya tidak terjadi di Batam,” ujarnya. (*)



