
batampos – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memaparkan evaluasi satu tahun kepemimpinannya dalam podcast bersama Batam Pos, Sabtu (14/2). Dari 15 program prioritas yang dijalankan, ia menyebut tiga persoalan utama yang masih menjadi pekerjaan berat pemerintah, yakni layanan air bersih, banjir, dan pengelolaan sampah.
Ketiga persoalan tersebut masih berproses meski berbagai langkah telah ditempuh. Amsakar memahami masyarakat menginginkan solusi cepat dan nyata. Di sisi lain, 12 program prioritas lainnya disebut berjalan relatif baik sesuai rencana kerja pemerintah daerah dan BP Batam.
Sorotan utama diarahkan pada sektor air bersih yang dinilai sebagai tantangan paling kompleks. Salah satu persoalan utama mengapa persoalan air ini relatif lambat penyelesaiannya, karena ternyata MoU BP Batam dengan Konsorsium Moya & PP yang diteken kepemimpinan sebelumnya, tidak sefleksibel saat konsesi ATB. Konsorsium Moya benar-benar hanya sebagai operator, sementara jika ada perbaikan, harus melalui anggaran SPAM BP Batam yang tentunya harus melalui proses tender yang panjang.
BACA SELENGKAPNYA DI harian.batampos.co.id



