Kamis, 15 Januari 2026

Amsakar Tekankan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur di Pulau Kecil Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wali Kota Batam Amsakar Achmad usai upacara HUT RI di Batam, Kepri (17/8/2025). (ANTARA/Amandine Nadja)

batampos – Wali Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) Amsakar Achmad menekankan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pulau-pulau kecil dan penyangga pada momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Bagaimana pembangunan di kepulauan, itu menjadi salah satu substansi yang menjadi perhatian. Kemarin saya ke Belakangpadang, ada rencana untuk pembangunan infrastruktur,” kata Amsakar, Minggu (17/8), dikutip dari Antara.

Ia juga menyampaikan rencana pengadaan kelistrikan di pulau-pulau kecil di Kecamatan Belakangpadang.

Baca Juga: Li Claudia Perdana Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI di Batam

“Dari pihak PLN juga menyampaikan bahwa di 2027 akan ada sekitar 37 pulau kecil yang terkoneksi listrik,” ujar dia.

Menurut dia, upaya tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah untuk menghadirkan keadilan pembangunan bagi seluruh warga, termasuk mereka yang berada di pulau-pulau penyangga.

“Pemerataan ini penting agar masyarakat di pulau kecil juga merasakan manfaat pembangunan,” katanya.

Amsakar mengaku terharu melihat antusiasme masyarakat dalam merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Upacara HUT RI ke-80 di Batam berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Baca Juga: Upacara HUT ke-80 RI di Batam Berlangsung Khidmat, Ribuan Warga Padati Dataran Engku Putri

“Hari ini kami laksanakan upacara HUT RI, berjalan dengan sangat baik, penuh khidmat. Saya sendiri merasa terharu karena begitu luar biasa,” kata Amsakar.

Selain upacara di tengah kota, suasana kemerdekaan di Belakangpadang juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan khas.

Lomba Sampan Layar dan Speedboat Race menjadi agenda rutin setiap peringatan HUT RI di wilayah tersebut.

“Acara ini mampu menggerakkan potensi masyarakat di tingkat kelurahan, dan di level kecamatan dapat memobilisasi seluruh tokoh yang ada. Jika kolaborasi ini terus terbangun, insya Allah semua akan berjalan lancar,” ucap Amsakar.

Selain itu, pawai budaya yang menampilkan kekayaan tradisi lokal juga turut menyemarakkan perayaan.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup dan menjadi pengikat kebersamaan, khususnya bagi warga di pulau-pulau kecil Batam. (*)

SourceAntara

Update