Selasa, 13 Januari 2026

Anak Rentan Terkena ISPA di Musim Hujan, Dinkes Batam Imbau Orang Tua Waspada

spot_img

Berita Terkait

spot_img
dr. Didi Kusmarjadi, SpOG.

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mengimbau para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak-anak selama musim hujan. Perubahan suhu dan kelembapan tinggi membuat virus serta bakteri lebih mudah berkembang biak dan menyebar di lingkungan padat penduduk.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan bahwa anak-anak merupakan kelompok paling rentan terhadap penularan ISPA karena sistem kekebalan tubuh mereka belum sekuat orang dewasa.

“Udara lembap saat musim hujan memungkinkan virus dan bakteri penyebab ISPA berkembang biak lebih cepat. Ditambah lagi daya tahan tubuh anak yang belum sempurna membuat mereka lebih mudah terinfeksi,” ujarnya, Senin (20/10).

Baca Juga: BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem di Kepri, Puncak Musim Hujan pada November

Didi menjelaskan, fluktuasi suhu dari panas ke dingin juga dapat membuat tubuh lebih mudah terserang penyakit. Selain itu, penularan ISPA sering terjadi di lingkungan lembap dan ramai, baik melalui udara maupun kontak langsung dengan penderita.

Berdasarkan data Dinkes Kota Batam sepanjang September 2025, ISPA menempati urutan kedua penyakit terbanyak di Batam. Tercatat sebanyak 3.162 kasus ISPA terdiagnosa, terdiri atas 1.557 laki-laki dan 1.605 perempuan. Angka ini hanya kalah dari kasus hipertensi yang mencapai 4.425 pasien.

“Data tersebut menunjukkan bahwa penyakit saluran pernapasan masih mendominasi kunjungan pasien ke fasilitas kesehatan, terutama saat musim hujan,” kata Didi.

Beberapa gejala umum ISPA pada anak meliputi bersin, pilek, batuk, demam ringan hingga tinggi, serta sakit tenggorokan. Bila gejala tidak membaik atau disertai sesak napas, orang tua diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Inflasi Batam Terkendali, Pemko Siapkan 52 Ribu Paket Sembako Jelang Nataru

Untuk mencegah ISPA, Dinkes mengimbau agar masyarakat menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Anak-anak perlu dibiasakan mencuci tangan secara rutin dan tidak menyentuh wajah, mulut, atau mata dengan tangan kotor. Selain itu, pemberian makanan bergizi, istirahat cukup, serta penggunaan masker di tempat ramai juga penting dilakukan.

“Langkah pencegahan sederhana bisa sangat efektif. Dengan menjaga daya tahan tubuh anak dan kebersihan lingkungan, risiko penularan ISPA dapat ditekan,” ujar Didi. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update