Sabtu, 17 Januari 2026

Andalkan MICE Untuk Dongkrak Angka Kunjungan Wisnus ke Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (kanan) memakaikan tanjak kepada Wakil Bupati Sukamara, Ahmadi yang melakukan kunjunga ke Batam. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Upaya pemerintah Kota Batam dalam mendongkrak angka kunjungan wisatawan nusantara (Wisnus) ke Batam, mulai memperlihatkan tren positif. Dalam satu pekan ini sedikitnya 200 orang berkunjung dari berbagai pemerintahan dari Blitar (Jawa Timur) hingga Kalimantan.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan melalui studi banding dan saling berbagi ilmu pemerintahan, perizinan, sumber pendapatan, serta pengelolaan keuangan daerah, Batam mendapatkan kunjungan cukup banyak beberapa hari terakhir ini.

“Alhamdulillah, melalui Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) kami berupaya mendapatkan sumber pendapatan dari kunjungan antar pemerintahan daerah ini,” kata dia, Selasa (28/6).

Amsakar mengakui, saat ini masih sulit mencapai target wisatawan mancanegara seperti tahun 2019 lalu. Tiga tahun lalu, Batam bahkan pernah mendapatkan angka kunjungan wisman hingga 2 juta orang. Sehingga karena capaian ini Batam menjadi penyumbang wisman nomor dua untuk Indonesia, setelah Bali.

Sedangkan untuk wisatawan Nusantara (Wisnus) terdapat kurang lebih 4 juta angka kunjungan melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Tren positif ini diharapkan bisa menjadi sinyal kebangkitan ekonomi dari segi pariwisata.

Ia menyebutkan hari ini terdapat kurang lebih 60 orang yang terdiri dari camat dan lurah dari Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, yang berkunjung. Beberapa waktu lalu juga ada dari Blitar, dan ada juga kunjungan kerja DPRD Provinsi Banten.

“Saya ingin menyampaikan bahwa saat ini iklim pariwisata mulai memperlihatkan lampu hijau menuju normal. Perlahan, melalui event nasional yang dipusatkan di Batam, dan kunker serta studi banding ini diharapkan bisa memberikan pendapatan kepada sektor hotel, restauran, hingga pusat oleh-oleh,” paparnya.

Lanjut Amsakar, sembari menunggu angka kunjungan wisman kembali normal. Pola bertukar informasi antar pemerintahan ini bisa menjadi peluang untuk menggenjot kunjungan wisnus ke Batam.

Disinggung mengenai target Wisman tahun ini, pria lulusan UNRI ini berharap tentu lebih baik dibanding tahun 2020 maupun 2021 lalu. Jika tahun lalu hanya ada 350 untuk wisman, tentu tahun ini dengan berbagai pelonggaran dan pengendalian virus Covid-19 yang terus membaik diharapkan capaian bisa menembus angka 800 ribu -1,3 juta hingga akhir tahun ini.

Sedangkan untuk wisnus melalui berbagai program yang dirancang Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam bisa menjadi stimulan dalam pemulihan wisnus dan lokal sekaligus.

“Dengan infrastruktur yang baik, dan memadai Batam sangat memungkinkan untuk dijadikan tuan rumah dalam berbagai kegiatan. Baik itu regional maupun nasional. Untuk itu, melalui kunjungan antar pemerintahan ini saya jus berharap ada efek terhadap tingkat hunian, belanja di restoran dan lainnya,” papar Amsakar. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

Update